logo


Respons Surya Paloh, Mantan Ketua MK: Kalau Pemilu Sumber Perpecahan, Nasdem Tidak Usah Ikut

Pemilu diadakan sebagai pintu aspirasi masyarakat yang beragam guna mengatasi perpecahan.

2 Juli 2022 21:03 WIB

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.
Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie merespons pernyataan Ketum Partai NasDem Surya Paloh soal peniadaan Pemilu jika hanya menimbulkan perpecahan bangsa.

Menurut Jimly, apa yang disampaikan Surya itu bertolak belakang dengan tujuan Pemilu. Pasalnya Pemilu diadakan sebagai pintu aspirasi masyarakat yang beragam guna mengatasi perpecahan.

“Kalau Pemilu jadi sumber perpecahan, bisa juga Nasdem tidak usah ikut Pemilu saja. Insyaallah tidak akan ada perpecahan,” tulisnya via akun Twitter @JimlyAs


Dituding Keluarkan Uang Rp30 Miliar demi Bungkam Adam Deni, Ahmad Sahroni: Mending Gue Buat Masjid dan Gereja

Jimly meyakini pesta demokrasi tak akan menimbulkan perpecahan jika dijalankan sebagaimana mestinya.

“Yang ada cuma perbedaan dan persaingan, dijalani saja sesuai dengan tingkat peradaban bangsa,” pungkas Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) ini.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh mengatakan lebih baik Pemilu tidak diadakan bila hanya menimbulkan perpecahan.

“Untuk apa buat pemilu kalau bangsa ini harus terpecah?" ujarnya dalam peresmian Kantor DPW Partai NasDem Provinsi Aceh, di Banda Aceh, Senin (27/6).

Surya berharap Pemilu sebelumnya dapat dijadikan pembelajaran. Dia ingin pihak yang terlibat dalam pesta demokrasi 2024 bisa menjaga keutuhan, serta merawat persatuan bangsa.

"Praktik polarisasi, pendiskreditan telah membawa ujaran yang tidak membesarkan hati, bahkan mengadu domba. Ini tidak boleh terulang," kata Surya.

Sejumlah Parpol Sudah Berkoalisi, NasDem: Yang Lain Sudah Bersepakat, Kita Masih Bersepaham

Halaman: 
Penulis : Iskandar