logo


Bukan Provokasi, Pengerahan Pasukan NATO ke Eropa Timur adalah Reaksi atas Agresi Rusia

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS mengatakan bahwa NATO mengerahkan lebih banyak pasukan dan senjata ke Eropa Timur sebagai reaksi atas agresi militer Rusia ke Ukraina

1 Juli 2022 13:45 WIB

Bendera NATO dan Rusia (kiri)
Bendera NATO dan Rusia (kiri) istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat, John Kirby, mengatakan bahwa Rusia seharusnya tidak menganggap kehadiran pasukan NATO tambahan di Eropa Timur sebagai tindakan provokasi, tetapi tanggapan yang sah dari NATO terhadap "agresi" Rusia ke Ukraina.

Kirby diminta oleh Bloomberg untuk mengomentari pengumuman Presiden AS Joe Biden pada hari Rabu bahwa lebih banyak pasukan akan dikirim ke Polandia, Rumania dan negara-negara Baltik, bersama dengan tambahan pesawat dan kapal AS yang ditempatkan di tempat lain di benua itu.

“Tidak ada alasan bahwa [Presiden Rusia Vladimir] Putin perlu melihat perubahan postur kekuatan di sisi timur NATO sebagai provokasi. NATO, akan, selalu menjadi aliansi pertahanan,” kata Kirby.


Rusia dan China Ingin Bentuk Organisasi yang Mampu Saingi G7

“Alasan kami harus melakukan ini adalah karena Tuan Putin telah menjadi pengaruh destabilisasi di benua itu. Putin memutuskan untuk menyerang negara tetangga yang berdaulat. Tuan Putin-lah yang agresor,” tambah Kirby.

Moskow Sebut Negara Barat Ingin Hapus Perjanjian NATO-Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia