logo


Baru Tutup Holywings usai Viral, PSI Anggap Pemprov DKI Kecolongan

Pengawasan Pemprov DKI soal izin usaha dinilai lemah.

30 Juni 2022 18:10 WIB

Anggara Wicitra Sastroamidjojo
Anggara Wicitra Sastroamidjojo Instagram @ara.sastroamidjojo

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sebanyak 12 gerai Holywings dicabut izin usahanya oleh Pemprov DKI usai di antaranya tak memiliki sertifikat usaha bar.

Namun penutupan Holywings itu dinilai Ketua Fraksi PSI DPRD DKI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo sebagai bukti bahwa pengawasan Pemprov DKI sangat lemah. Pasalnya, Holywings sendiri ditindak setelah promosi minuman beralkohol gratis bagi Muhammad dan Maria viral di media sosial.

"Kenapa Pemprov baru bertindak setelah viral masalah Holywings ini. Gerai-gerai ini bukan baru berdiri satu dua minggu. Kenapa bisa sampai lolos dari pengawasan?" ujarnya, Kamis (30/6).


Karyawan Dirumahkan Buntut Penutupan Holywings, Manajemen: Gaji Utuh, Bulan Depan Belum Tahu

Angggara lantas menduga, selain Holywings, banyak restoran hingga bar yang melanggar aturan, seperti tak memiliki izin usaha.

Dia berharap kasus Holywings ini menjadi evaluasi bagi Pemprov DKI supaya dapat menegakkan hukum secara adil.

"Seharusnya Pemprov malu karena kecolongan ini. Jangan sampai penindakannya tebang pilih, coba diperiksa lagi izin-izin usaha tempat lain,” tegasnya.

Soal Nasib Karyawan Holywings, Gus Miftah: Rezeki Sudah Ada yang Ngatur, Jangan Pernah Ragu

Halaman: 
Penulis : Iskandar