logo


Pemerintah dan Muhammadiyah Beda Soal Idul Adha 2022, MUI: Jangan Sampai Terpecah Belah

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Abdullah Jaidi meminta masyarakat menghormati satu dengan yang lainnya

30 Juni 2022 04:45 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 Juli 2022 berdasarkan rukyatul hilal yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama. Sementara Muhammadiyah menetapkannya pada tanggal 9 Juli 2022 berdasarkan ilmu perhitungan.

Menanggapi perbedaan itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Abdullah Jaidi meminta masyarakat menghormati satu dengan yang lainnya. Ia tidak ingin perbedaan Hari Raya Idul Adha 2022 menjadikan masyarakat terpecah belah.

"Tapi jangan perbedaan itu sampai kita saling terpecah belah dan tak saling hormati. Hendaknya saling hormati," kata Jaidi saat konferensi pers usai sidang Isbat di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (29/6/2022).


Berkurban Mudah Tanpa Repot, Beli Hewan Qurban Cukup Online dan Bayar Cashless

"Dalam kenyataan ada perbedaan dalam kita menyikapi Iduladha. Sementara saudara kita Muhammadiyah telah umumkan terlebih dulu jatuhnya hari raya Iduladha pada 9 Juli. Tentu hal seperti ini adalah sesuatu yang biasa terjadi di tengah-tengah kita," bebernya.

Pada kesempatan itu, Jaidi mengingatkan agar umat muslim melakukan amalan-amalan sunah menjelang Hari Raya Idul Adha 2022.

"Kita berpesan agar dari tanggal 1 Zulhijah sampai Hari Raya Iduladha perbanyak sedekah, perbuatan baik di antaranya berpuasa, zikir tasbih dan lainnya. Ini inti penting jelang Hari Raya Iduladha," pungkasnya.

Tidak Sama dengan Muhammadiyah, Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2022 Minggu 10 Juli

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati