logo


G7 Desak India Berhenti Beli Minyak Rusia, Begini Respons PM Narendra Modi

Menlu India mengatakan bahwa negaranya akan terus melakukan apa yang menurutnya terbaik untuk kepentingan keamanan energinya sendiri, meski jika itu berarti mereka harus tetap mengimpor dari Rusia

28 Juni 2022 19:30 WIB

PM India Narendra Modi
PM India Narendra Modi Business Today

MUNICH, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri India Narendra Modi dikabarkan telah memberi tahu para pemimpin dari negara-negara G7 - AS, Kanada, Inggris, Prancis, Italia, Jerman, dan Jepang - bahwa New Delhi akan "terus" mengambil langkah-langkah untuk memastikan "keamanan energinya", meski negara-negara Barat terus mendesak India untuk mengurangi impor komoditas energi asal Rusia.

“Perdana Menteri juga menyebutkan bahwa keamanan energi telah menjadi masalah yang sangat menantang setelah krisis Ukraina,” kata Menteri Luar Negeri India Vinay Mohan Kwatra pada briefing khusus di Munich pada Senin malam, dikutip Sputniknews.

“Tetapi India akan terus melakukan apa yang menurutnya terbaik untuk kepentingan keamanan energi kami sendiri ketika menyangkut masalah perdagangan minyak global. Saya pikir posisi kami, yang diartikulasikan Perdana Menteri selama KTT G7, sudah dipahami dengan baik (oleh para pemimpin G7),” tambahnya.


Stabilkan Harga Minyak Dunia, Macron Bilang Arab Saudi dan UEA Siap Tingkatkan Kapasitas Produksi

Lima negara mitra dari 'Global South', yaitu Argentina, India, Indonesia, Afrika Selatan dan Senegal, juga diundang ke pertemuan G-7 tahun ini di tengah kekhawatiran bahwa dampak krisis Ukraina telah membuat banyak negara berkembang terancam menghadapi masalah ketahanan pangan dan krisis energi.

“Perdana Menteri (Modi) juga sangat kuat mengajukan, dan saya kira kita adalah pemain yang cukup penting dalam aspek itu, tentunya konsekuensi yang juga kita hadapi yaitu knockdown effect dari konflik Rusia-Ukraina,” kata Kwatra.

“Baik itu dari sisi krisis ketahanan pangan khususnya di negara-negara yang rentan, apakah tantangan ketahanan pupuk yang kita semua hadapi, atau juga yang berkaitan dengan isu ketahanan energi,” tambahnya.

Krisis Gas di Jerman Diprediksi Bakal Menyebar ke Seluruh Eropa

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia