logo


China Bakal Pertahankan Kebijakan "Zero Covid" hingga 5 Tahun ke Depan

Seorang pejabat Partai Komunis China mengatakan bahwa Beijing masih akan terus memberlakukan kebijakan "Zero Covid" untuk mencegah penyebaran infeksi virus Corona

28 Juni 2022 14:30 WIB

Kota Wuhan
Kota Wuhan liputan6.com

BEIJING, JITUNEWS.COM - Sekertaris Partai Komunis China, Cai Qi, mengatakan bahwa hingga lima tahun ke depan, pemerintah China sewaktu-waktu masih akan memberlakukan kebijakan "Zero Covid" jika kasus infeksi virus Corona masih muncul di wilayahnya, terutama di kota-kota besar seperti Beijing.

“Dalam lima tahun ke depan, Beijing tak henti-hentinya akan memahami normalisasi pencegahan dan pengendalian epidemi,” kata Cai dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh Beijing Daily pada Senin (27/6), dikutip The Guardian.

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah China harus tetap waspada dengan kemunculan klaster baru Covid-19, terutama di kota-kota besar, dengan cara meningkatkan tes kesehatan, pengaturan pembersihan dan inspeksi ruang publik, serta mengendalikan arus keluar masuk antar kota.


Buntut Blokade Jalur Transit Rusia-Kaliningrad, Lithuania Hadapi Serangan Hacker Skala Besar

Seperti diketahui, pemerintah China sudah mengadopsi kebijakan “Zero Covid” pada tahun 2021, ketika varian Delta SARS-CoV-2 muncul dan mengakibatkan gejala yang lebih berbahaya dibanding varian sebelumnya.

Kebijakan tersebut pada prinsipnya adalah dengan melakukan penguncian (lockdown) massal, menyiapkan jaringan logistik atau penyaluran bahan makanan, persediaan, dan obat-obatan kepada penduduk yang dikarantina, sementara pekerja medis melakuka pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh populasi.

Sepanjang tahun 2021, kebijakan tersebut sangat berhasil, dan hanya dua kasus kematian akibat COVID-19 yang dicatat oleh pemerintah China pada tahun itu. Sebagai perbandingan, di tahun yang sama, kasus kematian akibat Covid-19 di Amerika Serikat setidaknya mencapai 415.000 jiwa.

AS Desak China Ikut Perangi Illegal Fishing

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia