logo


Survei IPS Sebut Anies Lawan Ganjar Bak Cebong Vs Kampret Jilid II, Pakar Tak Yakin: Tergantung Si Capres

Pakar politik Universitas Paramadina Hendri Satrio (Hensat) sebut ada tidaknya narasi cebong dan kampret tergantung ketegasan capres yang bersangkutan

28 Juni 2022 08:08 WIB

Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo
Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Lembaga survei Indonesia Polling Stations (IPS) menyebut pertarungan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo sebagai bakal capres di Pemilu 2024 akan memicu 'cebong' vs 'kampret' jilid2.

Sementara itu, pakar politik Universitas Paramadina Hendri Satrio (Hensat) mengaku tidak yakin dengan prediksi lembaga survei IPS itu. Ia menyebut koalisi partai yang terbentuk saat ini berbeda dari pemilu lalu.

"Menurut saya sih nggak, karena nantinya koalisi atau kerja sama partai yang terbentuk itu jauh berbeda dibandingkan yang lalu. Kalau sekadar di media sosial kan itu bukan orang, lebih banyak ke mesin sih," kata Hensat, seperti dilansir detikcom, Selasa (28/6/2022).


Anies Cabut 12 Outlet Holywing, Wagub DKI: Berawal dari Kasus Promo Miiras

Ia mengatakan ada tidaknya narasi cebong dan kampret tergantung ketegasan capres yang bersangkutan. Ia menyebut para pendukung akan mengikuti arahan sang capres.

"Tapi terkait 'cebong-kampret' itu tergantung dari bagaimana si calon presiden dan partai politik dalam menyikapi itu. Kalau mereka tegas melarang pendukungnya untuk menyebut atau berkata-kata atau membuat stigma cebong kampret, hilang sendiri nanti cebong kampretnya," jelasnya.

 

Sentil Anies yang Ubah Nama Jalan di Ibu Kota, PDIP: Harusnya Mengubah Kehidupan Kumuh

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati