logo


Soroti Upaya Pelengseran Ketum PPP, Pakar Sebut Usaha Lemahkan KIB

Pakar sebut PPP merupakan partai yang paling mudah digoyahkan di antara dua parpol pengusung KIB

28 Juni 2022 05:30 WIB

Suharso Monoarfa
Suharso Monoarfa Lampung Post

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekelompok orang yang mengatasnamakan  sebagai Front Kader Penyelamat Partai (FKPP) PPP  menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPP PPP beberapa waktu lalu. Merak mendesak agar Suharso Monoarfa mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PPP.

Menanggapi hal itu, pakar politik dari Research Oriented Development Analysis (RODA) Institute  Ahmad Rijal Ilyas menyebut ada usaha usaha pelemahan Koalisi IndonesiaBersatu (KIB).

"Jadi orang-orang yang tidak menginginkan KIB itu solid mau enggak mau larinya ke PPP," kata Ilyas dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Senin (27/6/2022).


Belum Tentukan Capres 2024, KIB: Sedang Istikharah, Terutama dari Internal Dulu

Ilyas menyebut PPP merupakan partai yang paling mudah digoyahkan di antara dua parpol pengusung KIB. Apalagi, ia menyebut pernah ada dualisme kepemimpinan di tubuh PPP saat 2014 lalu.

Ia mengatakan bahwa Golkar merupakan partai yang suit digoyakan karena memiliki suara yang paling tinggi. Sementara PAN, kata dia, jarang terjadi gejolak.

"Golkar susah untuk digoyang, Golkar ini ya kita tahu banyak sekali potensial dan memang di antara tiga ini paling tinggi kan Golkar suaranya," ujarnya.

"Jadi, soliditas Golkar meskipun amburadul tapi ketika satu keputusan dia masih tetap terjaga. PAN tetap manut apa kata ketua umum, jarang gejolak PAN terjadi. Tapi PPP itu punya pengalaman momentum-momentum polemik goyahnya PPP itu sudah tau," jelas dia.

Sindir Pertemuan Cak Imin dengan Prabowo, PPP: Semut Merahnya Sudah Berjalan Sendiri-sendiri?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati