logo


Vladimir Putin Siap Kirim Rudal Nuklir Rusia ke Belarusia

Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa dalam beberapa bulan ke depan Rusia akan mengirim sistem rudal taktis Iskander-M, yang dapat menggunakan rudal balistik dan rudal jelajah, baik dalam versi konvensional maupun yang bertenaga nuklir, ke Belarusia

27 Juni 2022 12:30 WIB

Alexander Lukashenko dan Vladimir Putin
Alexander Lukashenko dan Vladimir Putin the Guardian

ST.PETERSBURG, JITUNEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Sabtu (25/6) akhir pekan lalu, mengatakan bahwa Rusia akan memberikan sistem rudal jarak pendek Iskander-M kepada Belarusia. Hal itu ia sampaikan saat bertemu dengan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko di St.Petersburg.

"Keputusan sudah diambil. Dalam beberapa bulan ke depan, kami akan mentransfer sistem rudal taktis Iskander-M ke Belarus, yang dapat menggunakan rudal balistik dan rudal jelajah, baik dalam versi konvensional maupun yang bertenaga nuklir,” kata Putin, dikutip RT.com.

Presiden Rusia itu menyarankan agar para menteri pertahanan dan kepala staf umum kedua negara sekarang harus berkumpul dan mulai “mengerjakan semua detail kerja bersama ini.”


Dampak Perang Ukraina-Rusia Bakal Tetap Terasa hingga 10 Tahun ke Depan

Dalam pertemuan tersebut, Lukashenko juga meminta bantuan Rusia dalam meningkatkan kemampuan jet tempur milik Belarusia sehingga mereka dapat membawa rudal dengan hulu ledak nuklir.

Dia mengatakan dia semakin prihatin dengan pelatihan penerbangan pesawat tempur berkemampuan nuklir AS dan NATO di dekat wilayah udara Belarusia.

Putin setuju untuk membantunya, dengan mengatakan bahwa “modernisasi ini harus dilakukan di pabrik-pabrik pesawat di Rusia. Kami akan sepakat tentang bagaimana mewujudkannya.”

Pada bulan Mei kemarin, Lukashenko mengumumkan bahwa Belarusia telah membeli sejumlah sistem rudal bergerak Iskander-M dan sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia. Dia juga mengatakan bahwa Moskow akan membantu Minsk dalam memproduksi rudal.

Sistem rudal Iskander-M diketahui sudah digunakan oleh pasukan militer Rusia sejak tahun 2006. Iskander M dapat menembakkan rudal dengan hulu ledak konvensional dan nuklir, dengan jangkauan hingga 500km.

Menlu AS Sebut Embargo Emas Rusia Bakal Bikin Moskow Rugi $ 19 Miliar per Tahun

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia