logo


AS Minta India Berhenti Beli Minyak Rusia

Koordinator Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSC AS) John Kirby meminta pemerintah India untuk memberikan tekanan terhadap Rusia

27 Juni 2022 10:30 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Koordinator Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSC AS) John Kirby menegaskan kembali bahwa India, yang berbagi kemitraan yang mendalam dengan AS, harus ikut menjatuhkan tekanan internasional terhadap Rusia atas operasi militernya yang tengah berlangsung di Ukraina.

“Presiden Biden fokus untuk memastikan bahwa biaya terus meningkat untuk Putin, bahwa lebih sulit baginya untuk berperang. Dan jelas, kami ingin melihat semua negara berpartisipasi dalam upaya semacam itu,” katanya dalam konferensi pers yang digelar pada Sabtu (25/6), dikutip Sputniknews.

Awal pekan ini, Kirby mengatakan bahwa Washington tengah berusaha mempengaruhi negara-negara lain untuk ikut memberikan tekanan terhadap Moskow.


Lithuania Blokir Jalur Transit Barang Rusia-Kaliningrad, Belarus: Deklarasi Perang

Namun, para pejabat India serta Menteri Luar Negeri Subrahmanyam Jaishankar telah berulang kali mengatakan bahwa India akan dipandu oleh apa yang menjadi kepentingan terbaiknya sendiri dalam hal menekan Rusia.

Terlebih, India kini telah meningkatkan impor energi dari Rusia meskipun negara-negara sekutunya sudah menjatuhkan sanksi terhadap komoditas tersebut. Menanggapinya, AS meminta India untuk mengurangi impor energi asal Rusia.

Awal bulan ini, Menlu India Jaishankar mengecam kritik yang tidak adil mengenai impor energi dari Rusia. Dia juga mempertanyakan mengapa hanya India yang dikritik sementara negara-negara Eropa sendiri masih terus mengimpor gas dari Rusia.

Pada tahun 2021 kemarin, secara keseluruhan India hanya membeli 12 juta barel minyak dari Rusia. Sedangkan sejak Januari hingga saat ini, ekspor minyak Rusia ke India sudah mencapai 60 juta barel.

Beberapa laporan media yang diterbitkan awal bulan ini menunjukkan bahwa India ingin menggandakan impor minyaknya dari Rusia karena perusahaan penyulingan milik negara - Indian Oil Corp, Hindustan Petroleum dan Bharat Petroleum - ingin mengambil lebih banyak pasokan minyak dari PJSC Rosneft Rusia karena adanya potongan harga.

Joe Biden Minta Negara G7 Kompak Lawan Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia