logo


Krisis Ekonomi di Eropa Bisa Dihindari dengan Perjanjian Gencatan Senjata Ukraina-Rusia

Salah satu penasihat pemerintah Hungaria meminta negara-negara barat untuk mengupayakan perjanjian gencatan senjata untuk mengakhiri pertempuran Ukraina-Rusia, sehingga Eropa bisa menghindari situasi krisis ekonomi

25 Juni 2022 20:06 WIB

Serangan udara Rusia terhadap kota Dnipro di Ukraina
Serangan udara Rusia terhadap kota Dnipro di Ukraina Forces.net

BUDAPEST, JITUNEWS.COM - Salah satu penasihat Perdana Menteri Hungaria, Balazs Orban, mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk menghindari krisis ekonomi yang melumpuhkan seluruh wilayah Eropa adalah dengan mengupayakan gencatan senjata konflik Ukraina-Rusia secepatnya.

“Mereka [negara-negara barat] ingin berperang. Mereka melihat bahwa mereka dapat mengalahkan Putin, mereka dapat menduduki Kremlin dan itulah tujuan mereka. Pada awal konflik, setidaknya di media, itu adalah opini arus utama," kata Orban.

Menurut pejabat Hungaria, kenyataan pahit dari melonjaknya harga gas dan destabilisasi politik akan menjadi "masalah sehari-hari" bagi masyarakat Eropa kecuali kesepakatan damai Ukraina-Rusia bisa tercapai.


Menteri Ekonomi Jerman Prediksi Krisis Energi Bisa Berlangsung dalam Waktu Lama

“Kami tidak menjadi pembuat onar, tetapi jika Anda mencoba melakukan politik tanpa kenyataan, Anda hanya akan kehilangan kepercayaan orang,” kata pria Hungaria itu.

Sebagaimana diketahui, Hungaria telah menjadi salah satu negara yang menentang pemberlakukan kebijakan sanksi anti-Rusia yang keras setelah operasi militer Moskow di Ukraina.

Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban berpendapat bahwa kebijakan sanksi yang dijatuhkan oleh Uni Eropa terhadap Rusia hanya merusak keamanan energi negaranya, dan juga tidak efektif dalam mengakhiri konflik.

Ukraina Dapatkan Status Negara Kandidat Anggota Uni Eropa, Begini Tanggapan Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia