logo


Tidak Bisa Kerja Sama dengan Demokrat dan PKS, Politikus PDIP Beri Penjelasan

Hasto jelaskan alasan PDIP tidak mau kerja sama dengan Partai Demokrat dan PKS di 2024

25 Juni 2022 17:45 WIB

Hasto Kristiyanto.
Hasto Kristiyanto. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menjelaskan alasan PDIP tidak mau kerja sama dengan Partai Demokrat dan PKS di 2024. Hasto mengatakan bahwa PDIP menghormati posisi PKS dan Demokrat di luar pemerintahan.

"PDI Perjuangan menghormati posisi PKS dan Demokrat yang berada di luar pemerintahan. Di dalam pidato Rakernas PKS, kita bisa melihat kritik yang diberikan pada Pak Jokowi dan itu sesuai dengan ruang lingkup PKS yang memberikan kritik kepada pemerintah sebagai check and balances dalam demokrasi. Kurang elok dengan berbagai perbedaan ideologi, kami tidak mengambil sikap politik atas kerja sama dengan PKS," kata Hasto di Jakarta Convention Center, Sabtu (25/6).

Hasto menyinggung soal PKS yang memberikan kritik pada Presiden Joko Widodo. Sedangkan PDIP mendukung Jokowi, sehingga tidak mungkin partainya bekerja sama dengan pihak yang menyerang Jokowi.


Soal Duet Pemersatu Bangsa, PDIP: Jangan Dipersempit pada Urusan Figur

"Dan saat ini posisi PDI Perjuangan mendukung Pak Jokowi sehingga tidak mungkin juga kita bekerja sama dengan Pak Jokowi, dan pada saat bersamaan ada pihak-pihak yang terus menyerang pemerintahan Pak Jokowi dan kemudian dilakukan suatu penggalangan," jelasnya.

"Kan kita juga harus melihat kepemimpinan Pak Jokowi sebagai konsistensi sikap PDI Perjuangan. Jadi selain perbedaan ideologi, kami menghormati posisi PKS yang berada di luar pemerintahan tetapi unjuk bekerja sama dengan PKS ditinjau dari aspek ideologi, aspek historis, ada hal yang memang berbeda," imbuhnya.

Hasto juga menjelaskan alasan partainya tidak bisa bekerja sama dengan Partai Demokrat. Hasto menilai ada pebedaan sistem pemerintahan pada masa Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Sedangkan kalau dengan Demokrat kan bukan hanya berkaitan dengan aspek-aspek historis. Itu kita bisa lakukan proses rasionalisasi atas masa lalu dengan melihat kepentingan masa depan. Tetapi ketika apa yang dilakukan pemerintahan Bapak SBY selama 2 periode, apakah itu juga sesuai dengan yang dijanjikan kepada rakyat?" katanya.

PDIP Tegur Masinton Terkait Tidak Mau Kerja Sama dengan Demokrat dan PKS

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata