logo


Uni Eropa Diminta Segera Cabut Kebijakan Sanksi Anti-Rusia

Penasihat Perdana Menteri Hungaria mengatakan bahwa kebijakan sanksi anti-Rusia hanya merugikan perekonomian Uni Eropa

24 Juni 2022 22:25 WIB

Bendera Rusia dan Uni Eropa
Bendera Rusia dan Uni Eropa Sputniknews

BUDAPEST, JITUNEWS.COM - Seorang pejabat tinggi Pemerintah Hungaria pada Kamis (23/6) mengatakan bahwa keputusan Uni Eropa untuk meningkatkan kebijakan sanksi anti-Rusia hanya akan berdampak buruk terhadap perekonomian negara-negara anggota blok itu sendiri.

"Brussels harus berhenti menjatuhkan kebijakan pembatasan baru terhadap Rusia dan fokus pada opsi untuk mencapai perdamaian di Ukraina, seperti (melalui) negosiasi," kata penasihat PM Hungaria, Balazs Orban kepada Reuters.

Orban juga berpendapat bahwa pembatasan yang telah diberlakukan pada Rusia oleh blok tersebut telah gagal menghentikan operasi militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina. Sementara itu, kebijakan tersebut justru membuat harga bahan bakar dan pangan di Eropa semakin meroket.


Kebijakan Sanksi Negara Barat Rusak Kerja Sama Rusia dengan Organisasi Kemanusiaan

“Pada akhirnya, Eropa akan berada di pihak yang kalah dalam perang ini karena masalah ekonomi. Rekomendasi kami adalah kami harus menghentikan proses sanksi,” tambahnya.

“Saat ini, yang kami alami adalah semakin banyak sanksi yang kami terima, semakin buruk kondisi kami. Dan Rusia? Ya, itu menyakitkan mereka juga, tetapi mereka bertahan. Dan yang lebih buruk, mereka melanjutkan (operasi militernya) di Ukraina,” tambahnya.

 

Diambang Krisis Gas, Seluruh Sektor Industri Jerman Bakal Terpaksa Dihentikan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia