logo


Rusia Dituduh Curi dan Kirim Gandum Ukraina ke Luar Negeri, Turki Gelar Investigasi

Menteri Luar Negeri Turki mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan soal klaim yang menyebut Rusia mencuri dan mengirim gandum milik Ukraina ke luar negeri

23 Juni 2022 21:15 WIB

Menlu Turki Mevlut Cavusoglu
Menlu Turki Mevlut Cavusoglu The Greek Observer

ANKARA, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Kamis (23/6) mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki klaim yang menyebut bahwa komoditas gandum Ukraina telah dicuri oleh Rusia dan tidak akan mengizinkan biji-bijian tersebut dibawa ke Turki.

Pada awal Juni kemarin, Duta Besar Kyiv untuk Ankara mengatakan bahwa Turki termasuk diantara mereka yang menerima gandum yang telah dicuri Rusia dari Ukraina. Ia menambahkan bahwa dirinya sudah meminta bantuan dari pemerintah Turki untuk mengidentifikasi dan menangkap orang-orang yang bertanggung jawab atas dugaan pengiriman tersebut.

Rusia sebelumnya telah membantah tuduhan bahwa mereka telah mencuri gandum Ukraina.


Soal Rencana Bergabungnya Swedia dan Finlandia ke NATO, Stoltenberg: Saya Tidak Bisa Menjamin

“Kami menanggapi setiap klaim dengan serius dan sedang menyelidikinya dengan serius. Kami memberi tahu, terutama kepada pihak Ukraina, tentang hasil (investigasi) setiap saat,” kata Cavusoglu dalam konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss di Ankara, dikutip Reuters.

Hingga saat ini, Kementerian luar negeri Ukraina belum berkomentar soal masalah ini.

Untuk diketahui, Rusia dan Ukraina selama ini menyumbang hampir sepertiga dari pasokan gandum global. Tetapi pengiriman gandum Ukraina dari pelabuhan Laut Hitam terhenti sejak Rusia melancarkan operasi militer khusus pada 24 Februari kemarin Menurut laporan media, jumlah gandum Ukraina yang tertahan mencapai 20 juta ton.

Cavusoglu mengatakan Turki akan menentang Rusia atau negara lain mana pun yang mengambil gandum Ukraina atau barang lain dan menjualnya secara tidak sah ke pasar internasional.

“Kami tidak akan membiarkan barang-barang ini datang kepada kami (secara ilegal),” katanya.

Rusia Kurangi Pasokan Gas ke Eropa, Jerman: Serangan Ekonomi terhadap Kami

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia