logo


Bela Cak Imin, Relawan Jokowi: Tidak Etis, Kader NU Menyerang Pimpinan PKB

PKB adalah Partai yang lahir dari rahim NU dan didirikan oleh para Kyai sepuh NU sebagai aspìrasi politik warga NU.

23 Juni 2022 19:03 WIB

Baliho Muhaimin Iskandar (Cak Imin)
Baliho Muhaimin Iskandar (Cak Imin) Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Relawan Jokowi Jaringan Amar Ma'ruf Sumut, Muhammad Ikhyar Velayati Harahap mengatakan tidak etis jika Tokoh NU menyerang pimpinan Partai warisan Ulama NU (PKB).

"PKB adalah Partai yang lahir dari rahim NU dan didirikan oleh para Kyai sepuh NU sebagai aspìrasi politik warga NU. Jadi tidak etis kalau ada tokoh atau kader NU menyerang para pimpinan PKB di depan publik, apalagi ejekan tersebut hanya berdasarkan like dan dislike," kata Ikhyar, Kamis (23/6/2022).

"Menghina pimpinan partai warisan ulama (PKB) sebenarnya sama saja dengan menjatuhkan marwah para Kyai Sepuh NU," imbuhnya.


Tanggapi Cak Imin, Yenny Wahid: Nggak Usah Baper

Ikhyar berharap justru saat ini Seluruh elemen di Nahdlatul Ulama dan PKB di struktural maupun kultural dari seluruh tingkatan bersinergi memenangkan PKB dan politik Kyai di 2024.

"Saat ini, seharusnya seluruh elemen NU dan PKB baik struktural maupun kultural dari seluruh tingkatan agar saling bersinergi untuk memenangkan PKB dan politik Kyai dalam pileg maupun pilpres 2024, sehingga prinsip dan nilai nilai aswaja yaitu tawassuth, tawazun, tasamuh dan i'tidal dapat menjadi pegangan dan landasan dalam berbangsa dan bernegara, bukan malah saling ejek apalagi saling menjatuhkan," sindirnya.

Selanjutnya, Tokoh Aktifis 98 ini mengemukakan bahwa perlu diadakan silaturahmi Akbar NU-PKB untuk membangun sinergitas serta persepsi yang sama dalam membangun politik ulama.

"Selain itu untuk merealisasikan prinsip prinsip perjuangan NU yang di emban oleh PKB yaitu tawassuth, tawazun, tasamuh, dan i'tidal," pungkasnya.

Di beritakan sebelumnya Yenni Wahid mengeluarkan komentar tentang Cak Imin dengan mengatakan agar para politisi untuk tidak memaksakan diri maju di pilpres 2024, terutama bagi politisi yang hasil surveynyà tidak terlalu baik.

Yenni juga mengatakan Ketua Umum PKB tidak boleh mengambil posisi bersebrangan dengan NU, kasian umat di bawah, kata Yenni.

Yenni juga menyebutkan bahwa dia bukan kader PKB Cak Imin, tetapi PKB Gusdur.

Kemudian, Cak Imin balik menyindir Yenny Wahid. Dia menyebut Yenny gagal bikin partai namun cawe-cawe urusan internal PKB.

Sindiran Cak Imin disampaikan di akun resmi media sosialnya, Kamis (23/6/2022). Cak Imin tegas menyebut bahwa Yenny Wahid bukan kader atau bagian PKB.

"Yenny itu bukan PKB, bikin partai sendiri saja gagal lolos, beberapa kali pemilu nyerang PKB nggak ngaruh, PKB malah naik terus suaranya, jadi ngapain ikut-ikut ngatur PKB, hidupin aja partaimu yang gagal itu," kata Cak Imin.

Disentil Yenny Wahid Tak Bisa Dirikan Partai, Cak Imin Sebut Enggak Penting

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar