logo


Rusia Bisa Saja Hentikan Pasokan Listrik ke Lithuania, Vilnius: Kami Siap

Presiden Lithuania mengatakan bahwa negaranya sudah siap jika Rusia menghentikan pasokan listrik sebagai balasan atas blokade yang diberlakukan terhadap jalur kereta barang menuju Kaliningrad

23 Juni 2022 11:15 WIB

Presiden Lithuania Gitanas Nauseda
Presiden Lithuania Gitanas Nauseda Reuters

VILNIUS, JITUNEWS.COM - Presiden Lithuania Gitanas Nauseda, pada Rabu (22/6) mengatakan bahwa pihaknya sudah siap jika Rusia menghentikan pasokan listrik ke Lithuania, sebagai tindakan balasan atas keputusan Vilnius memblokir transit barang dari dan menuju wilayah Kaliningrad.

"Kami siap dan kami siap untuk tindakan tidak bersahabat dari Rusia (sebagai tanggapan), seperti pemutusan dari sistem BRELL (jaringan listrik)," kata Nauseda dalam wawancara pada hari Rabu, dikutip Reuters.

Sebelumnya, pemerintah Rusia pada Selasa (21/6) sudah memperingatkan Lithuania jika Moskow akan menanggapi larangan transit barang ke Kaliningrad, sehingga warga negara Baltik itu akan merasakan sakitnya.


Jerman Bakal Alami Resesi saat Pasokan Gas Rusia Terhenti

Kaliningrad, yang merupakan wilayah terluar Rusia, terletak di antara anggota NATO Polandia dan Lituania. Wilayah itu mendapatkan pasokan barang dari Rusia melalui jalur kereta api yang melewati wilayah Lithuania.

Sementara itu, meski sudah lebih dari tiga dekade memisahkan diri dari Uni Soviet, sejumlah negara Baltik seperti Lithuania, Latvia, dan Estonia hingga kini masih bergantung pada pasokan listrik dari Rusia.

Namun, Lithuania sudah memasang peralatan pada sambungan listriknya ke Polandia tahun lalu untuk terhubung dengan jaringan listrik Eropa daratan sebagai persiapan jika Rusia memutus aliran listrik, yang berpotensi menyebabkan pemadaman total.

Meski Moskow berjanji untuk membalas kebijakan blokade itu, namun Gitanas tidak yakin jika Rusia berani melancarkan serangan militer ke Lithuania, yang merupakan negara anggota NATO.

"Saya tidak percaya bahwa Rusia akan menantang kami dalam arti militer, karena kami adalah anggota NATO," katanya.

Finlandia Siap Perang jika Rusia Berani Menyerang

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia