logo


Negara Barat Kurangi Ketergantungan terhadap Gas Rusia, Gazprom: Produk Kami, Aturan Kami

Kepala perusahaan Gazprom mengatakan bahwa perekonomian dunia saat ini sedang mengalami pergeseran tektonik dengan aturan baru yang muncul usai negara-negara barat menberlakukan kebijakan sanksi anti-Rusia

18 Juni 2022 10:07 WIB

Perusahaan energi Rusia, Gazprom
Perusahaan energi Rusia, Gazprom kafkadesk.org

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Kepala perusahaan energi asal Rusia Gazprom, Alexey Miller, pada Kamis (16/6) mengatakan bahwa perekonomian dunia saat ini sedang mengalami "pergeseran tektonik", dengan komoditas menjadi lebih berharga daripada mata uang.

“Permainan nilai nominal uang telah berakhir, karena sistem ini tidak memungkinkan untuk mengontrol pasokan sumber daya,” kata Miller dalam diskusi panel di Forum Ekonomi Internasional St Petersburg, dikutip RT.com.

“Produk kami, aturan kami. Kami tidak bermain dengan aturan yang tidak kami buat,” tambahnya.


Ukraina Akan Gunakan Senjata Kiriman AS untuk Serang Rusia

Menurut bos Gazprom, ekonomi dunia sedang mengalami pergeseran tektonik global dengan aturan ekonomi baru yang muncul, terutama setelah negara-negara barat menjatuhkan kebijakan sanksi terhadap Rusia atas operasi militer khusus Moskow ke Ukraina.

Kebijakan sanksi tersebut salah satunya dengan memberlakukan embargo terhadap pasokan energi asal Rusia.

“Rusia akan menentukan kontur struktur ekonomi baru dunia,” kata Miller.

Berbicara tentang keputusan Eropa untuk mengurangi ketergantungan gas alam pada Rusia, dia mengatakan bahwa Gazprom tidak "menyimpan dendam" karena harga gas telah naik "beberapa kali" dan, ditambah dengan peningkatan ekspor ke negara-negara Asia, yang telah membantu menebus kerugian ekspor Rusia.

AS Anggap China Tak Dukung Perdamaian Ukraina-Rusia, Begini Reaksi Beijing

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia