logo


Taiwan Mampu Serang Ibukota China dengan Rudal Supersonik

Kepala Majelis Legislatif Taiwan mengatakan bahwa negaranya memiliki rudal supersonik yang mampu menghangtam wilayah Beijing, ibukota China

17 Juni 2022 14:00 WIB

Selat Taiwan
Selat Taiwan tangkapan layar Google Earth

TAIPEI, JITUNEWS.COM - Presiden Majelis Legislatif Taiwan, You Si Kun, telah memperingatkan bahwa negaranya tidak akan ragu untuk menggunakan rudal jelajah supersonik jika China menyerang pulau itu.

Dalam sebuah wawancara dengan pers Taiwan, You mengklaim bahwa rudal supersonik Yung Fend memiliki daya jelajah tinggi yang dapat menghantam ibu kota China, Beijing.

Varian rudal yang lebih baru itu dilaporkan memiliki jangkauan yang diperpanjang hingga 1.200 mil (1.900 km), yang berarti secara teoritis dapat menyerang wilayah Beijing, yang terletak sekitar 1.150 mil (1.800 km) dari Taiwan.


Jerman, Perancis dan Italia Dukung Aksesi Ukraina ke Uni Eropa

Presiden Majelis Legislatif Taiwan itu juga mengatakan bahwa China tidak bisa meniru apa yang dilakukan oleh Rusia terhadap Ukraina.

“[Partai Komunitas China] harus menyeberangi Selat Taiwan untuk menyerang Taiwan, yang berbeda dengan serangan Rusia ke Ukraina. Jika Anda ingin mendarat, Anda akan bertarung di tepi pantai. Jika pendaratan berhasil, semua orang di Taiwan harus bertekad untuk mati seperti di Ukraina. Pergilah dan jangan biarkan China menelan Taiwan,” tegasnya.

Pernyataan You itu muncul setelah pemerintah Amerika Serikat mendukung pernyataan Taipei bahwa Selat Taiwan, yang memisahkan pulau itu dari China, adalah wilayah perairan internasional, bukan hanya milik China.

Berbicara kepada Reuters pada hari Selasa awal pekan ini, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price berpendapat bahwa “Selat Taiwan adalah jalur perairan internasional, yang berarti bahwa Selat Taiwan adalah area dimana kebebasan laut lepas, termasuk kebebasan navigasi dan penerbangan, dijamin berdasarkan hukum internasional.”

AS Minta Konflik Ukraina Harus Diakhiri dengan Diplomasi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia