logo


Begini Reaksi Rusia atas Kunjungan Tiga Pemimpin Negara Uni Eropa ke Ukraina

Juru bicara Kremlin berharap Presiden Peranci Emmanuel Macron, PM Italia Mario Draghi dan Kanselir Jerman Olaf Scholz dapat membujuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk melanjutkan proses negosiasi penyelesaian konflik dengan Rusia

17 Juni 2022 12:30 WIB

Gedung Kremlin di Moskow, Rusia
Gedung Kremlin di Moskow, Rusia istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Pemerintah Rusia berharap kunjungan Kanselir Jerman Olaf Scholz, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Italia Mario Draghi, dan Presiden Rumania Klaus Iohannis ke Kiev, membuat Ukraina mengadopsi sikap yang lebih "realistis" dalam konfliknya dengan Rusia, yakni dengan melanjutkan proses negosiasi untuk menyelesaikan konflik.

Hal itu disampaikan oleh juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan, Kamis (16/6).

"Rusia, bagaimanapun juga, skeptis tentang prospek Ukraina kembali ke meja perundingan," katanya, dikutip RT.com.


Tunjukkan Dukungan bagi Ukraina, Tiga Presiden Negara Uni Eropa Kunjungi Kiev

Ia menambahkan bahwa Rusia berharap keempat pemimpin negara anggota Uni Eropa itu tidak meningkatkan situasi konflik dengan mengirimkan lebih banyak senjata ke Ukraina.

"Moskow berharap keempat pemimpin itu tidak akan fokus hanya untuk mendukung Ukraina dengan memompa penuh senjata," kata juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin.

Menurutnya, langkah itu "sama sekali tidak berguna" dan hanya akan "memperpanjang penderitaan rakyat dan kerusakan lebih lanjut" terhadap Ukraina.

Sebaliknya, Moskow berharap keempat pemimpin Eropa dapat membuat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengambil “sikap realistis terhadap situasi tersebut,” dengan melanjutkan negosiasi dengan Rusia.

Sebelumnya pada hari Kamis, Victor Andrusiv, ajudan menteri dalam negeri Ukraina, mengatakan kepada wartawan bahwa Macron, Draghi, dan Scholz mungkin datang ke Ukraina untuk mendorongnya kembali ke pembicaraan dengan Rusia.

“Menurut informasi saya, Macron, Scholz, dan Draghi memberi kami status pencalonan UE … dan permintaan untuk kembali ke proses negosiasi dengan Putin,” kata Victor.

Sanksi Anti-Rusia Bakal Bikin AS dan Sekutunya Rugi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia