logo


Seluruh Wilayah Eropa Bakal Hilang jika Negara Barat Nekat Kirim Senjata Nuklir ke Ukraina

Ketua Majelis Rendah Rusia mengecam gagasan mantan Menlu Polandia yang mengatakan bahwa negara-negara barat berhak mengirim senjata nuklir ke Ukraina untuk membantu Kiev mempertahankan wilayahnya dari serangan Rusia

13 Juni 2022 18:59 WIB

Rudal Nuklir Rusia
Rudal Nuklir Rusia istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Ketua Majelis Rendah Rusia (Duma), Vyacheslav Volodin, pada Minggu (12/6) mengatakan bahwa gagasan memasok senjata nuklir ke Ukraina di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Kiev dan Moskow sama dengan memprovokasi “konflik nuklir di pusat Eropa”. Ia juga menyebut gagasan tersebut sebagai ide gila.

Pejabat itu menanggapi pernyataan yang dibuat oleh Radoslaw Sikorski, seorang anggota parlemen Polandia dan mantan menteri luar negeri, yang mengatakan bahwa negara "Barat memiliki hak untuk memberikan hulu ledak nuklir kepada Ukraina sehingga bisa melindungi kemerdekaannya" dari ancaman Rusia.

“Dengan anggota parlemen seperti itu, orang-orang Eropa akan memiliki masalah yang jauh lebih serius daripada yang mereka hadapi hari ini – pengungsi, rekor inflasi, krisis energi,” kata Volodin dalam sebuah postingan media sosial, dikutip RT.com.


Zelenskyy Sebut 40 Ribu Tentara Rusia Tewas sejak Awal Operasi Militer di Ukraina

"Sikorski memicu konflik nuklir di pusat Eropa. Dia tidak memikirkan masa depan baik Ukraina maupun Polandia. Jika proposalnya terwujud, negara-negara ini akan hilang, bersama dengan seluruh Eropa," tambah Volodin.

Volodin juga mempertanyakan kesehatan mental diplomat veteran Polandia itu, menyarankan agar diplomat veteran itu "diperiksa oleh seorang psikiater," dan tinggal di rumah "di bawah pengawasan" mulai dari sekarang.

“Justru karena orang-orang seperti Sikorsky, tidak hanya diperlukan untuk membebaskan Ukraina dari ideologi Nazi, tetapi juga demiliterisasi, memastikan status non-nuklir negara itu,” tambah pejabat itu.

Korsel Sebut Korut Kembali Uji Coba Peluncuran Rudal

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia