logo


Dukcapil Kendari Diduga Terlibat Kasus KTP Palsu WNA China, Musni Umar: Membahayakan Keselamatan Bangsa

Musni Umar menyesalkan apabila Dinas Dukcapil Kendari terbukti terlibat dalam kasus KTP palsu.

3 Juni 2022 10:04 WIB

Musni Umar
Musni Umar politik.rmol.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Keterlibatan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kendari dalam pembuatan KTP palsu bagi warga negara asing (WNA) dari China dinilai sangat membahayakan bangsa. Hal itu disampaikan langsung oleh sosiolog Musni Umar.

“Membahayakan keselamatan bangsa dan negara,” tulisnya melalui akun Twitter @musniumar, Jumat (3/6).

Rektor Universitas Ibnu Chaldun itu sangat menyesalkan apabila Dinas Dukcapil Kendari terbukti terlibat dalam kasus KTP palsu.


Musni Umar Tak Terima Disebut Profesor Gadungan

Sebagaimana diketahui, Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara memeriksa 10 saksi soal dugaan kasus KTP palsu milik seorang WNA asal China berinisial Mr W.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sultra Kombes Pol La Ode Aries El Fatar mengatakan ada tiga orang dari Disdukcapil Kendari yang diperiksa, salah satunya kepala dinas.

Sementara itu, berdasarkan hasil interogasi dari istri Mr W, KTP palsu itu dibuat untuk memberikan perlindungan kepada calon anaknya nanti.

"KTP ini dimohonkan oleh istri W. Menurut pengakuan istri W bahwa W ini tidak tahu menahu dengan KTP palsu ini. Dia bermohon hanya untuk memberikan ataupun untuk memberikan perlindungan kepada hubungan suami istri mereka terhadap anaknya nanti," terang Aries, dilansir dari suara.com.

AS Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan dengan Taiwan, Begini Reaksi China

Halaman: 
Penulis : Iskandar