logo


Dukung Program Infrastruktur di Jawa Barat, Pertamina Tambah Jaringan Supply Aspal di Ciwandan

Produk Aspal digunakan sebagai bahan campuran bersama agregat-agregat lain untuk membuat Hotmix

31 Mei 2022 10:05 WIB

Pertamina Patra Niaga
Pertamina Patra Niaga Dok. Pertamina Patra Niaga

BANDUNG, JITUNEWS.COM - Pertumbuhan infrastruktur di Indonesia terus menunjukkan peningkatan seiring dengan program-program strategis Pemerintah yang mulai berjalan pasca Pandemi Covid-19. Di sisi lain, dengan adanya kebijakan Pemerintah untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, pelayanan produk Aspal diupayakan dari supply domestik yaitu produksi RU IV Cilacap. Pertamina Patra Niaga selaku Sub Holding Commercial & Trading hadir untuk memenuhi kebutuhan market produk Aspal, khususnya di wilayah Jawa Bagian Barat.

Semangat melayani kebutuhan produk Aspal tertuang dalam Program Strategis Pertamina Patra Niaga, dan pada kesempatan ini menggandeng PT Bitumen Jayautama (BJU) untuk Kerjasama Operasi dalam menyediakan Terminal Aspal Curah sebagai jaringan supply Aspal Pertamina di Ciwandan.

Direktur Pemasaran Pusat & Niaga Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan mengatakan bahwa Program Kerjasama ini merupakan skema baru di bisnis Aspal Pertamina yang akan mendukung kelancaran jaminan supply serta peningkatan penguasaan pasar di market Regional Jawa Bagian Barat. Dengan adanya tambahan jaringan supply baru untuk Aspal ini, diharapkan adanya penambahan sales volume sekitar 15.000 metrik ton (MT) produk Aspal dengan nilai revenue sebesar >100 Milyar Rupiah.


Hadapi Arus Balik, Pertamina Siagakan Berbagai Layanan di Jalur Trans Jawa

Produk Aspal digunakan sebagai bahan campuran bersama agregat-agregat lain untuk membuat Hotmix yang akan dihamparkan pada pembangunan atau pemeliharaan jalan. Produk Aspal juga dapat digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan atap, flinkote, dan pelapis karat.

"Dengan supply point di Ciwandan ini, suplai kami kepada kebutuhan Aspal untuk proyek-proyek Pemerintah khususnya di wilayah Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat juga akan makin efektif dan efisien, keamanan suplai ini adalah kunci utama agar pekerjaan proyek Pemerintah bisa berjalan lancar dan optimal” kata Riva.

Riva melanjutkan, sebagai perusahaan energi dan trading, Pertamina Patra Niaga juga melihat pasar Aspal ini menjadi salah satu pasar yang menjanjikan untuk tumbuh dikarenakan adanya program-program infrastruktur strategis jangka panjang (multiyears). Melalui Program penambahan jaringan supply Aspal, Pertamina Patra Niaga saat ini memiliki penguasaan pasar dalam negeri sebesar 60% dan terus akan berkomitmen mendukung Pemerintah untuk dapat melancarkan program pembangunan di seluruh pelosok negeri.

“Pertamina Patra Niaga akan memberikan jaminan suplai Aspal untuk kontraktor-kontraktor infrastruktur jalan. Kami berkomitmen menjalankan kerjasama ini dengan baik dan harapannya bersama-sama kita akan kembangkan serta perkuat peran pemenuhan produk Aspal dalam negeri sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat, dan menjadi bentuk nyata peran sektor industri mendukung pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Riva.

Direksi Pertamina Tinjau Kesiapan Arus Balik Lebaran di Wilayah Jawa Bagian Barat

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan