logo


AS dan Sekutu Ingatkan Ukraina Tak Serang Wilayah Rusia dengan Senjata NATO

Pemerintah AS dan negara sekutunya sudah memperingatkan kepada Ukraina akan bahaya eskalasi konflik jika pasukan Kiev menyerang wilayah Rusia dengan menggunakan senjata NATO

27 Mei 2022 20:30 WIB

Meriam Howitzer M777 buatan Amerika Serikat
Meriam Howitzer M777 buatan Amerika Serikat istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Amerika Serikat dan sejumlah negara sekutunya sudah memberikan peringatan kepada Ukraina tentang meningkatnya situasi konflik jika senjata-senjata yang dikirimkan oleh negara NATO digunakan oleh pasukan Kiev untuk menyerang wilayah Rusia. Hal itu dilaporkan oleh Reuters, mengutip sejumlah narasumber anonim, pada Kamis (26/5).

"Kami memiliki kekhawatiran tentang eskalasi, namun masih tidak ingin menempatkan batasan geografis atau mengikat tangan mereka terlalu banyak dengan barang-barang yang kami berikan kepada mereka," kata salah satu pejabat AS yang tidak disebut namanya kepada Reuters.

Senada dengan pernyataan tersebut, Douglas Lute, pensiunan letnan jenderal Angkatan Darat AS dan mantan duta besar Washington untuk NATO, mengatakan bahwa jika pasukan Ukraina menyerang jauh ke dalam Rusia, “itu akan memicu perdebatan yang memecah belah di dalam aliansi. Dan, tentu saja, aliansi tidak menginginkan itu. Begitu juga dengan Ukraina.”


Negara Barat Disebut Sudah Rasakan "Konsekuensi Manis" dari Kebijakan Sanksi Anti-Rusia

Reuters juga mengkonfirmasi bahwa pemerintahan Joe Biden saat ini sedang mempertimbangkan untuk memasok Ukraina dengan beberapa peluncur roket seperti Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi M142 (HIMARS), yang secara teoritis dapat digunakan untuk menyerang jauh ke dalam wilayah Rusia.

Rusia Siap Bantu Atasi Situasi Krisis Pangan Global, Putin: Jika Embargo Barat Dicabut

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia