logo


Uni Eropa Nggak Bisa Sepakati Kebijakan Embargo Minyak Rusia

Presiden Komisi Uni Eropa mengatakan bahwa usulan soal embargo minyak Rusia kemungkinan tidak akan bisa disepakati oleh seluruh negara anggota

25 Mei 2022 17:00 WIB

Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen
Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen istimewa

BRUSSELS, JITUNEWS.COM - Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen mengatakan bahwa para pemimpin Uni Eropa kemungkinan besar tidak akan mencapai kesepakatan mengenai kebijakan embargo minyak asal Rusia, yang dibahas pada pertemuan puncak pada Senin (23/5) dan Selasa (24/5) pekan ini.

"Saya tidak berpikir KTT adalah tempat yang tepat untuk itu ... Kita seharusnya tidak berharap pada KTT itu," katanya kepada Reuters di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Selasa.

Sebelumnya, Komisi Uni Eropa sudah mengusulkan penghentian impor komoditas energi asal Rusia pada akhir tahun 2022 ini pada sebagian besar negara anggota. Namun, usulan tersebut ditolak oleh Hungaria dan sejumlah negara Uni Eropa lain mengingat mereka selama ini sangat bergantung pada pasokan energi Rusia tersebut.


Ukraina Siap Bebaskan Tentara Rusia yang Dihukum Seumur Hidup jika...

Embargo migas Rusia tersebut merupakan bagian dari kebijakan sanksi yang diberlakukan oleh negara-negara barat atas operasi militer khusus Rusia terhadap Ukraina. Sebuah tindakan yang dianggap sebagai invasi oleh negara sekutu Ukraina.

Pada awal Mei lalu, Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban mengatakan bahwa pihaknya akan memblokir segala upaya Uni Eropa untuk memperpanjang kebijakan sanksi terhadap pasokan minyak dan gas Rusia.

Ia memperingatkan bahwa embargo minyak Rusia tersebut akan merugikan perekonomian Hungaria dan menjadi bumerang yang akan memicu krisis pangan serta migrasi massal di wilayah Eropa sendiri.

Rusia Khawatir dengan Pengembangan Senjata Pemusnah Massal yang Dilakukan oleh Ukraina dan AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia