logo


MA Batalkan Pelantikan ADK OJK yang Baru, DPR: Peristiwa yang Sangat Disayangkan

Hal ini tertuang dalam Surat Sekretaris MA nomor 1280/SEK/KP.05.3/5/2022 pada 23 Mei 2022

24 Mei 2022 20:55 WIB

Pegawai Otoritas Jasa Keuangan bekerja di ruang Pusat Pelayanan Konsumen Keuangan Terintegrasi OJK.
Pegawai Otoritas Jasa Keuangan bekerja di ruang Pusat Pelayanan Konsumen Keuangan Terintegrasi OJK. Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mahkamah Agung (MA) memastikan bahwa tidak ada jadwal pelantikan Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2022-2027 pada Selasa, 24 Mei 2022.

Hal ini tertuang dalam Surat Sekretaris MA nomor 1280/SEK/KP.05.3/5/2022 pada 23 Mei 2022 memastikan kabar batalnya pengucapan sumpah/janji DK OJK yang semula diadakan akan diadakan pada Selasa, 24 Mei 2022.

Anggota Komisi XI DPR RI Wihadi Wiyanto mengaku kecewa dengan kebijakan pembatalan oleh MA.


MPR Minta OJK Lindungi Masyarakat dari Ancaman Binomo Cs

Menurutnya, pembatalan pelantikan ADK OJK baru ini sebenarnya sudah sesuai dengan keputusan serta jadwal sudah ditetapkan setelah resmi mendapatkan pengesahan oleh DPR melalui sidang paripurna serta Presiden sudah mengeluarkan Keppres no 51/P/2022  tanggal 9 Mei 2022. Artinya secara legal formal sudah terpenuhi.

"Ketua MA harus segera melakukan pengambilan sumpah untuk ADK OJK yang baru dan info pembatalan hari ini adalah peristiwa sangat disayangkan, karena sebenarnya tidak ada alasan lagi untuk tidak melakukan pengambilan sumpah ADK OJK yang baru," kata Wihadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (24/5/2022).

"Apalagi, secara legal formal sudah disahkan dengan diparipurnakan DPR dan Presiden juga sdh mengeluarkan Keppres no 51/P/ 2022  tgl 9 mei 2022. Dengan begitu sebenarnya  masa tugas ADK periode 2017-2022 sudah selesai dan saya kira hal ini mendesak untuk segera dilakukan pengambilan sumpah," imbuhnya.

Legislator Partai Gerindra yang pernah lama di komisi III ini pun lantas mempertanyakan apa dasarnya sampai MA berani membatalkan rencana pengambilan sumpah ADK OJK yang baru yang sdh memenuhi persyaratan secara legal formalnya dan sudah disusun jauh-jauh hari.

Apalagi, kalau melihat alasan ini (pembatalan oleh MA-red) yang menjadi pertanyaan semua pihak adalah kenapa dibatalkan hari ini? apakah memang ADK Ojk  yang lama sengaja melakukan lobi-lobi atau meminta  perlindungan  kepada MA mengingat Karena seperti diketahui ADK OJK lama ini penuh dengan permasalahan.

"Jadi menurut saya dengan secepatnya diganti itu akan menjadi lebih baik dan kepastian dalam Industri keuangan dalam masa transisi ini yg penuh dengan ketidak pastian serta akan memberikan angin segar di industri jasa keuangan Indonesia," tegasnya.

Terlepas dari kontroversial ini, ia berharap dari ADK OJK adanya suatu  harapan dari Industri Jasa keuangan untuk ada pembaharuan pada OJK dengan terpilihnya ADJ OJK baru segera diambil sumpahnya sehingga mereka dapat segera melakukan tugas-tugasnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Sobandi, Kabiro Hukum & Humas MA menuturkan belum dapat memastikan jadwal pelantikan pimpinan OJK yang baru. Dia juga menyampaikan Ketua MA Muhammad Syarifuddin tidak berada di Jakarta pada hari ini.

Menurutnya, Ketua MA akan melakukan perjalanan ke luar kota sehingga tidak memungkinkan melakukan pelantikan. “Belum ada pelantikan dalam waktu dekat, kalau sudah ada akan kami kabarkan,” kata Sobandi

OJK Larang Perdagangan Kripto, DPR: Mereka Terapkan 'Double Standar'

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar