logo


Bagaimana Cara Evaluasi Kinerja Karyawan untuk Menentukan Employee Benefits yang Fair?

Evaluasi kinerja karyawan untuk menentukan employee benefits tentu menjadi kepentingan di semua perusahaan

24 Mei 2022 15:34 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Evaluasi kinerja karyawan untuk menentukan employee benefits tentu menjadi kepentingan di semua perusahaan. Pada setiap periode tertentu, kinerja karyawan dinilai sesuai standar yang ditetapkan perusahaan. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui sampai di mana progres karyawan untuk menyelesaikan pekerjaan. Dengan adanya evaluasi, jika ditemukan kesalahan maka bisa dilakukan perbaikan segera. Sebelum membahas tentang bagaimana evaluasi kinerja karyawan untuk menentukan employee benefits, ada baiknya untuk memahami apa itu evaluasi dan mengapa evaluasi penting.

Evaluasi merupakan penilaian serta perbaikan yang dilaksanakan pada suatu hal atau kegiatan yang sudah dikerjakan. Evaluasi juga bisa membandingkan hasil kerja saat ini dengan perencanaan atau yang menjadi ekspektasi awal. Evaluasi bisa berarti mengakui dan mengapresiasi hasil kerja karyawan dengan employee benefit, jadi mereka bisa termotivasi lagi bekerja dengan lebih baik, atau setidaknya menunjukkan prestasi yang sama dengan prestasinya dahulu.

Tujuan Evaluasi Kinerja Agar Tercipta Employee Benefits yang Fair


Disneyland California Masih Ditutup, Disney PHK 28 Ribu Karyawan

Tujuan evaluasi kinerja adalah untuk memperbaiki atau meningkatkan kinerja organisasi melalui peningkatan kinerja dari SDM organisasi. Secara lebih spesifik, tujuan dari evaluasi kinerja sebagaimana dikemukakan Sunyoto (1999:1) yang dikutip oleh Mangkunegara (2005:10) adalah:

  • Meningkatkan Saling pengertian antara karyawan tentang persyaratan kinerja.
  • Mencatat dan mengakui hasil kerja seorang karyawan, sehingga mereka termotivasi untuk berbuat yang lebih baik, atau sekurang-kurangnya berprestasi sama dengan prestasi yang terdahulu.
  • Memberikan peluang kepada karyawan untuk mendiskusikan keinginan dan aspirasinya dan meningkatkan kepedulian terhadap karier atau pekerjaan yang diembannya sekarang.
  • Mendefinisikan atau merumuskan kembali sasaran masa depan, sehingga karyawan termotivasi untuk berprestasi sesuai dengan potensinya.
  • Memeriksa rencana pelaksanaan dan pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan pelatihan, khusus rencana diklat, dan kemudian menyetujui rencana itu jika tidak ada hal-hal yang perlu diubah.

Bukan sekadar formalitas, evaluasi menjadi salah satu cara melindungi perusahaan secara hukum. Lalu apa saja manfaat dari evaluasi kinerja untuk karyawan dan perusahaan? Ada baiknya untuk simak hal ini terlebih dahulu.

Apa Kriteria Evaluasi kinerja karyawan untuk menentukan employee benefits?

Untuk beberapa perusahaan mungkin akan memiliki standarnya sendiri untuk mengevaluasi kinerja karyawan untuk menentukan employee benefits. Tapi setidaknya bisa memuat hal-hal ini.

1. Evaluasi kinerja karyawan untuk menentukan employee benefits tentang Kedisiplinan

Cara untuk evaluasi kinerja karyawan untuk menentukan employee benefits pertama dapat dilihat dari seberapa disiplin mereka untuk menyelesaikan setiap pekerjaan sendiri atau mengikuti peraturan yang sudah dibuat oleh pihak perusahaan. Apakah karyawan sudah bekerja sesuai dengan sistem yang berlaku dan penting dinilai. Kedisiplinan saat membuat rencana pekerjaan tentu saja sangat mempengaruhi ketepatan waktu untuk menyelesaikan tugas mereka. Karyawan yang disiplin bisa termasuk dalam parameter ideal dalam proses penilaian kinerja.

2. Apakah Produktivitasnya Meningkat?

Kedisiplinan dan kecepatan untuk menyelesaikan setiap pekerjaan juga menjadi parameter penting untuk evaluasi kinerja karyawan untuk menentukan employee benefits. Dalam hal ini ukurannya adalah apakah mereka tepat waktu. Menjadi tepat waktu juga bukan berarti sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan harus ada kualitas terbaik dan produktivitas meningkat. Dengan demikian, walau ditempa oleh deadline yang padat tetap mampu menyelesaikan dengan maksimal. Perusahaan dan karyawan sama-sama mengetahui bahwa selain pekerjaan rutin, ada kalanya tugas mendadak akan menuntut konsentrasi tinggi.

3. Kemampuan Adaptasi

Kriteria evaluasi kinerja karyawan untuk menentukan employee benefits yang selanjutnya adalah kemampian adaptasi di dalam lingkungan kerja. Kemampuan untuk menyesuaikan diri penting sekali karena terkait erat dengan performa dan hasil kinerja. Bisa dilihat contohnya hal ini saat karyawan bisa menyesuaikan dirinya dengan baik, maka mereka akan dengan mudah mengikuti visi dan misi di perusahaan. Bukan hanya itu, bekerjasama dengan rekan-rekan pun tidak akan sulit jika mampu adaptasi dengan lebih cepat. Dalam pekerjaan apapun, tentu butuh komunikasi intensif di antara karyawan, dan ini banyak tergantung dengan kemampuan untuk menyesuaikan diri. Maka dari itu, pekerjaan apapun akan diselesaikan sebaik mungkin.

4. Kemampuan Menyampaikan Ide

Evaluasi kinerja karyawan untuk menentukan employee benefits juga dilakukan dengan memperhatikan sejauh mana kemampuan mereka untuk menyampaikan gagasan atau ide. Jika karyawan punya ide cemerlang tapi menyimpan sendiri, maka hal itu bisa jadi percuma. Dalam hal ini, ide kreatif sangat dibutuhkan saat brainstorming atau bisa di dalam meeting.
Dari situ bisa terlihat karyawan yang manakah yang memang aktif untuk menyampaikan ide untuk dinilai menjadi bagian dari sebuah parameter dalam penilaian. Mengapa kemampuan untuk menyampaikan ide pada orang lain dianggap penting? Faktanya memang ide memiliki nilai tersendiri. Tidak sedikit inovasi, produk baru, atau hal-hal hebat yang asalnya adalah ide anggota tim yang aktif berdiskusi. Kemudian dengan ide yang berkembang itulah, pada akhirnya bisa membawa banyak kemajuan.

5. Kemauan Mengembangkan Diri

Dalam banyak bidang, pengetahun atau hal teknis terkait pekerjaan selalu berkembang. Hal itu juga terkait dengan beberapa hal sekaligus seperti; kualitas pekerjaan, kecepatan, dan adaptasi karyawan untuk mengemban kewajibannya. Setiap job description yang ada membutuhkan pengetahuan dan keterampilan tertentu. Agar lebih meningkat performanya, tentu saja karyawan juga perlu mengembangkan dirinya. Bahkan bukan hanya demi pekerjaan, tapi juga dirinya sendiri.

Parameter untuk penilaian kinerja yang satu ini bisa berbeda indikator antara unit satu dan yang lainnya. Meski indikatornya tidak sama, tapi terdapat beberapa parameter umum yang dapat digunakan untuk semua. Karena itu, update pengetahuan terkait pekerjaan yang diemban sangat krusial supaya semua pekerjaannya bisa selesai tepat waktu dengan kualitas yang terbaik.

Bagaimana Jika Perusahaan Tanpa Evaluasi kinerja karyawan untuk menentukan employee benefits?

Sebagai sebuah perusahaan, sudah seharusnya manajemennya melakukan suatu penilaian untuk semua kinerja yang sudah dilakukan para pegawai. Penilaian tersebut dilakukan agar bisa melihat kekurangan dan kelebihan atau hal lainnya yang berpotensi mempengaruhi setiap pekerjaan karyawan ke depannya. Bukan hanya itu, evaluasi kinerja juga dapat dipakai untuk menata lagi kebijakan-kebijakan yang ternyata kurang sesuai kondisi di perusahaan pada saat itu. Melalui evaluasi itulah didapatkan dua hasil, yakni hasil yang positif atau negatif.

Hasil yang positif dari evaluasi kerja akan tetap dipertahankan atau ditingkatkan untuk memperoleh hasil lebih baik lagi ke depannya dan berhak mendapatkan employee benefit. Sementara itu hasil yang negatif pada evaluasi kinerja perlu dibahas lagi, lalu diperbaiki. Memperhatikan hal tersebut, jelas bahwa evaluasi kinerja karyawan untuk menentukan employee benefits adalah sesuatu yang memang dilaksanakan perusahaan. Bagaimana jika perusahaan tanpa evaluasi kinerja? Tentu akan tidak mudah untuk menyusun kebijakan yang mendorong kemajuan jangka panjang.

Evaluasi kinerja karyawan untuk menentukan employee benefits memang dibutuhkan agar standar kualitas di perusahaan tetap terjaga dan bisa ditingkatkan. Hal itu juga sekaligus untuk untuk memastikan apakah tim di perusahaan dapat memahami seluruh standar yang sudah ditetapkan. Untuk langkah yang detail, bisa juga disesuaikan dengan kebijakan di perusahaan, sehingga mungkin saja akan terjadi beberapa penyesuaian sesuai kebutuhan. Pencapaian segala macam target saat bekerja dalam bentuk apapun adalah suatu tujuan yang umum dimiliki perusahaan. Karena itul semua karyawan seharusnya bekerja maksimal agar tujuan tercapai.

Apabila di kemudian hari ada perbedaan dalam target dan hasilnya atau ekspektasi dan realita yang berbeda, perlu dilakukan lagi penilaian karyawan supaya bisa diketahui alasan hal itu dapat terjadi. Untuk dapat memaksimalkan hasilnya lagi, maka perlu kerjasama semua pihak dari segala aspek, termasuk proses administrasi yang efektif dan efisien. Hal ini bisa didukung dengan sistem absensi yang bisa dilakukan secara online hanya menggunakan gadget, jadi tidak perlu menggunakan cara manual. Aplikasi Talenta by Mekari bisa diakses di mana pun dan kapan pun asal penggunanya terhubung dengan internet.

Talenta adalah salah satu merk HRIS (human resources information system), yakni software (perangkat lunak) untuk manajemen sumber daya manusia. Software HRIS biasanya bertujuan mengurangi beban kerja administrasi di bidang penggajian, perpajakan karyawan, absensi, dan performance appraisal.

Selain itu, Talenta juga menyediakan fitur mobile friendly yang disebut mobile employee-self service yang dapat memudahkan karyawan untuk mengakses Talenta melalui smartphone atau gadget masing-masing. Fitur-fitur yang disediakan Talenta juga dilengkapi dengan detail-detail sehingga memudahkan karyawan dalam melakukan pekerjaan. Misalnya, pada fitur payroll, komponen seperti bonus, tunjangan, pajak, insentif, dan lain-lain ditambahkan. Dengan demikian perhitungan akan menjadi lebih efisien dan efektif.

Lantas, apa saja kelebihan Talenta by Mekar sebagai sebuah aplikasi agar mempermudah sistem yang menciptakan employee benefits yang fair:

1. Fitur yang disajikan sangat berlimpah

Keunggulan dari Talenta By Mekari ini salah satunya adalah fitur yang dibawakan sangat banyak dan berlimpah. Mulai dari pinjaman tunai, halaman recruitment, halaman cuti custom, hingga pengumuman karyawan pun disediakan oleh Talenta By Mekari ini, berikut ini detail fiturnya

  • Fitur payroll, fitur ini membantu perusahaan menghitung dan bisa membayar payroll karyawan secara otomatis setiap bulannya. Proses payroll lebih efektif dan efisien karena tidak harus dilakukan di kantor.
  • Fitur manajemen waktu, maka tim HR perusahaan bisa dengan mudah melakukan otomatisasi proses cuti karyawan dan lemburan yang dilakukan.
  • Fitur absensi mobile, maka seluruh karyawan bisa melakukan absensi dengan mudah kapan dan dimana saja. Dan fitur ini juga memudahkan tim HR dalam melakukan pengawasan pada absensi karyawan sewaktu-waktu.
  • Fitur database karyawan, dapat membantu HR dalam melakukan pengelolaan data dan informasi terkait karyawan. Mulai dari data personal, informasi tunjangan, hingga fasilitas yang berhak diterima karyawan sesuai kontrak kerjanya.

2. Kostumisasi yang sangat terperinci

Semua hal yang diatur di dalam Talenta diatur secara sangat terperinci, Di sini bahkan bisa membuat rumus cuti sendiri dan rumus denda sendiri.

3. Tim Support yang efektif dan responsive

Tidak usah bergelut dengan BOT ketika memberikan keluhan atau komplain, CS dari Talenta akan dengan sigap membantu dalam hitungan menit saja.

Apalagi untuk kondisi sekarang ini di mana karyawan lebih sering Work From Home, menggunakan Talenta tentu akan sangat membantu dalam hal pengkondisian karyawan dengan sistem otomatisnya yang akan sangat membantu perusahaan.

Dengan adanya fitur-fitur ini maka tentu saja pengelolaan sumber daya di dalam perusahaan jauh lebih baik dan lebih optimal. Talenta dapat diakses dengan mudah di https://talenta.co. Tunggu apa lagi? Coba Talenta sekarang juga.

HerStory Beri Apresiasi Perusahaan yang Memberdayakan Perempuan: Intip Pemenangnya Nih!

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata