logo


Singapura Ogah Minta Maaf Soal UAS, PA 212: Mereka Menanam Kebencian Terhadap Islam

PA 212 sebut akan memboikot Singapura dalam berbagai sektor

24 Mei 2022 13:54 WIB

Humas Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin
Humas Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin Antara/Sigid Kurniawan

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PA 212 Novel Bamukmin sebut Singapura telah menanamkan kebencian terhadap Islam.

Hal tersebut, ia sampaikan menanggapi sikap Pemerintah Singapura yang tidak mau meminta maaf terkait penolakan Ustaz Abdul Somad (UAS).

"Dengan keadaan di atas sudah jelas Singapura sudah maling teriak maling. Karena justru Singapura sendiri yang telah menanamkan kebencian terhadap islam," kata Novel dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (24/5/2022).


Anggap Persilakan Miyabi ke Jakarta, Novel Bamukmin Minta Riza Patria Mundur dari Wagub DKI

Novel menyebut Singapura telah melawan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang tegas melawan Islamofobia.

"Karena Singapura sangat kuat terindikasi sebagai kepanjangan Israel. Karena sangat berani melawan resolusi PBB yg telah melawan segala bentuk Islamofobia," ujarnya.

Lebih lanjut, Novel mengatakan bahwa pihaknya akan menyerukan boikot Singapura dalam berbagai sektor.

"Sehingga dengan kesombongannya ini maka tinggal tunggu waktunya baik di negaranya atau bahkan disini bisa jadi akan membuat perhitungan dengan Singapura," tandasnya.

Minta Warganya Hati-hati Dengar Ceramah UAS, Singapura Singgung Statusnya Sebagai Negara Maju

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati