logo


Menlu Rusia Ancam Larang Penjualan Burger

Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa negaranya harus berhenti mengimpor produk-produk dari negara barat

24 Mei 2022 14:30 WIB


MOSKOW, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, pada Senin (23/5) mengatakan bahwa Rusia harus segera menghilangkan ketergantungannya terhadap produk-produk yang dipasok oleh negara barat. Menurutnya, hal itu sangat penting bagi keamanan perekonomian nasional Rusia.

“Sekarang kami tidak hanya menciptakan beberapa proses substitusi impor. Kita harus berhenti, dalam segala hal, bergantung pada pasokan apa pun dari Barat untuk memastikan pengembangan industri penting bagi keamanan, ekonomi, dan lingkungan sosial Tanah Air kita,” kata Lavrov dikutip Sputniknews.

Ia menambahkan bahwa Rusia akan berpikir dua kali jika Barat mengusulkan sesuatu yang berkaitan dengan dimulainya kembali hubungan kerjasama perekonomian dengan Moskow.


Mantan Menlu AS Ingin Ukraina jadi Negara Netral, Tak Gabung dengan Blok Barat

"Rusia hanya akan mengandalkan diri kita sendiri dan pada negara-negara yang telah membuktikan keandalannya dan yang tidak mengikuti irama orang lain. Jika negara-negara Barat sadar dan menawarkan beberapa bentuk kerja sama, maka kami akan memutuskan," tegasnya.

Menurutnya, dalam pengembangan lebih lanjut Rusia harus mengandalkan mitra di kawasan Eurasia. Lavrov meyakini bahwa ini adalah jalan yang benar. Menurutnya, pusat pembangunan global sekarang terletak di kawasan Eurasia, dan Rusia memiliki "jaringan kemitraan paling luas" di kawasan itu.

“Kita harus mengandalkan mereka dalam pengembangan lebih lanjut negara kita, kemampuan transportasi, transit, dan logistiknya. Saya yakin ini adalah cara yang benar,” lanjutnya.

Ia juga menilai bahwa sangat salah untuk berharap kembalinya perusahaan-perusahaan internasional, salah satunya McDonald, untuk kembali ke pasar domestik Rusia. Menurutnya, perusahaan-perusahaan asal negara barat seringkali melanggar kebijakan kontrak dengan pemerintah Rusia.

"Tidak, mitra Barat kami telah membuktikan, dan bukan untuk pertama kalinya, bahwa mereka tidak mampu mempertahankan kontrak," klaimnya.

Belum lama ini, McDonald's Corp, perusahaan burger asal Amerika Serikat, memutuskan untuk menjual semua restorannya di Rusia.

Mengutip laporan VOA Indonesia, McDonald's Corp menjual restorannya kepada salah satu perusahaan lokal Rusia, dan akan membuka kembali usaha tersebut dengan nama baru. Langkah serupa juga dilakukan oleh sejumlah perusahaan asal Amerika Serikat lain.

Demi Keamanan Nasional, Rusia Harus Hilangkan Ketergantungannya terhadap Produk Barat

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia