logo


PDIP Anggap Koalisi Golkar-PAN-PPP Terlalu Dini

Apalagi ketum Golkar dan PPP adalah menteri sehingga dikhawatirkan hilang fokus di pemerintahan.

23 Mei 2022 05:38 WIB

Suharso Monoarfa, Airlangga Hartarto, dan Zulkifli Hasan
Suharso Monoarfa, Airlangga Hartarto, dan Zulkifli Hasan Dok Humas Partai Golkar

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai langkah Golkar-PAN-PPP membentuk Koalisi Indonesia Bersatu terlalu dini. Ia khawatir fokus menteri yang di antaranya ketum parpol itu bakal buyar oleh ambisi Pemilu 2024, sehingga jalan pemerintahan terganggu.

"Jangan membawa kontestasi terlalu awal, yang kemudian membuang energi kita bagi perbaikan dan kemajuan bangsa dan negara pasca-pandemi," ujar Hasto di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/5).

Hasto mengatakan ketum parpol mestinya mendahulukan kepentingan masyarakat alih-alih sibuk bersiap Pemilu.


Kedubes Inggris Kibarkan Bendera LGBT, PPP: Hargai Prinsip Mendasar dalam Bernegara di Indonesia

"Meskipun PDIP menyadari setiap partai juga bersiap-siap berkontestasi di 2024 mendatang, tapi kepentingan rakyat harus jauh lebih dikedepankan," kata dia.

Anak buah Megawati Soekarnoputri itu lantas mengingatkan bahwa pemerintahan Jokowi-Ma’ruf ialah hasil kerja sama banyak partai. Kerja sama itu, menurut Hasto, merupakan bentuk kepercayaan masyarakat terhadap koalisi pemerintah.

Asalkan Diusung jadi Capres, Cak Imin Mau Gabung Koalisi Indonesia Bersatu

Halaman: 
Penulis : Iskandar