logo


Minta Pemilu E-Voting Berbasis Blockchain, Partai Ummat: Secara IT Hampir Mustahil Dibobol

Partai Ummat mengklaim dengan e-voting berbasis blockchain, data Pemilu 2024 lebih aman dan tidak mudah dibobol

21 Mei 2022 07:07 WIB

Logo Partai Ummat
Logo Partai Ummat partaiummat.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi, mengusulkan dalam Pemilu 2024 dilakukan secara e-voting dengan basis blockchain.

Dengan konsep itu, pemerintah bisa menghemat anggaran minimal Rp88 triliun.

"Jadi bisa kita hemat mininal Rp88 triliun. Bayangkan kalau Rp88 triliun kalau kita bangun kampus itu bisa berapa ratus. Kalau kita berikan ke beasiswa untuk mahasiswa S1, yang ingat sekarang kita sebenarnya mengalami krisis pendidikan tinggi," ujar dia, dilansir CNNIndonesia.com


Kritik Dubes RI Soal Penolakan UAS, Partai Ummat: Harusnya Kirim Nota Protes!

Dia mengklaim dengan e-voting berbasis blockchain, data Pemilu 2024 lebih aman dan tidak mudah dibobol.

"Dengan blockchain yang sistemnya disentralisasi, insyaallah itu secara IT hampir mustahil dibobol. Jadi, isu keamanan justru kita membawa semangat Pemilu yang jujur," tukas dia.

Pilpres 2024 Diprediksi 2 Putaran, Lembaga Survei: Ketatnya Persaingan 3 Nama

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati