logo


Hadapi Ancaman dari NATO, Rusia Bakal Bangun Pangkalan Militer di Wilayah Barat Negaranya

Menteri Pertahanan Rusia mengatakan bahwa pihaknya akan membangun pangkalan militer baru di Rusia bagian barat seiring dengan meningkatnya ketegangan dengan NATO

20 Mei 2022 20:30 WIB

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu
Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu, pada Jumat (20/5) mengatakan bahwa Moskow akan membangun pangkalan militer baru di wilayah barat Rusia, seiring dengan meningkatnya situasi ketegangan dengan negara-negara NATO. Shoigu menyebut pembangunan pangkalan militer itu sebagai “tindakan balasan yang memadai” terhadap rencana Finlandia dan Swedia untuk bergabung dengan NATO.

Dalam pidatonya, Shoigu mengatakan bahwa rencana kedua negara Nordik itu adalah salah satu diantara beberapa ancaman militer yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir di sepanjang perbatasan barat laut Rusia.

Ancaman itu juga termasuk Amerika Serikat yang meningkatkan aktivitas militernya dengan mengirim pesawat pembom strategis, dan kapal perang untuk beroperasi di Laut Baltik dan mengintensifkan latihan tempur di kawasan itu dengan mitra NATO-nya.


Virus Baru Cacar Monyet Sudah Menyebar di Spanyol dan Sejumlah Negara Eropa

“Ketegangan terus tumbuh di zona tanggung jawab Distrik Militer Barat. Kami mengambil tindakan pencegahan yang memadai,” kata Shoigu, dikutip Al Jazeera.

“Pada akhir tahun, 12 unit dan divisi militer akan dibentuk di Distrik Militer Barat,” tambahnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan pangkalan militer tersebut akan disertai dengan pengerahan peralatan dan senjata militer skala besar.

“Tahun ini, kami bermaksud untuk mendapatkan lebih dari 2.000 buah peralatan tersebut,” kata Shoigu.

Kekhawatiran keamanan yang didorong oleh invasi Rusia, yang dimulai pada 24 Februari, membuat Finlandia dan Swedia melepaskan diri dari kebijakan netralitas yang sudah mereka pertahankan selama beberapa dekade, dengan memutuskan untuk bergabung dengan NATO.

Waspada Wabah Cacar Monyet, WHO Langsung Gelar Pertemuan Darurat

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia