logo


Turki Nggak Akan Setop Impor Gas dari Rusia

Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Turki tidak akan menghentikan kerjasama strategis dengan Rusia

19 Mei 2022 21:00 WIB

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan istimewa

ANKARA, JITUNEWS.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis (19/5) mengatakan bahwa pihaknya tidak akan dapat menolak pengiriman gas alam dari Rusia, mengingat negara tersebut merupakan pemasok utama komoditas energi bagi Turki.

“Kami mendapatkan 50% gas alam dari Rusia. Ini adalah isu strategis bagi kami, hubungan strategis. Kami tidak bisa melanggarnya,” tegasnya, dikutip RT.com.

Erdogan mengingat bahwa Ankara sudah bekerja sama dengan Moskow dalam mengimplementasikan proyek pembangkit listrik tenaga nuklir Akkuyu, yang dijadwalkan akan selesai pada tahun depan.


Bantuan Finansial bagi Ukraina Jadi Agenda Utama Pertemuan G7

Pada tahun 2020, kedua negara meluncurkan jalur pipa lepas pantai TurkStream yang telah lama dinanti, yang mengirimkan pasokan gas dari Rusia ke Turki dan selanjutnya ke negara-negara Eropa selatan. Pipa sepanjang 930 km melintasi Laut Hitam tersebut mulai beroperasi pada 1 Januari.

TurkStream yang dibuat sebagai alternatif dari pipa South Stream (setelah Bulgaria menutup proyek pada tahun 2014), memiliki kapasitas pengiriman total mencapai 31,5 miliar meter kubik. Salah satu jalur menghubungkan Rusia ke Turki, sementara jalur lainnya menghubungkan Rusia dengan negara-negara di Eropa selatan dan tenggara.

Meski Sudah Dibantu, Ukraina Masih Saja Kecewa dengan AS dan Jerman

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia