logo


Bantuan Finansial bagi Ukraina Jadi Agenda Utama Pertemuan G7

Menteri Keuangan Jerman mengatakan bahwa pertemuan G7 pada pekan ini akan fokus membahas soal bantuan finansial bagi Ukraina yang tengah menghadapi serangan militer dari Rusia

19 Mei 2022 17:45 WIB

Para pemimpin negara anggota G7
Para pemimpin negara anggota G7 istimewa

BERLIN, JITUNEWS.COM - Para pemimpin negara anggota G7 pada Kamis dan Jumat pekan ini akan menggelar pertemuan dimana mereka akan membahas soal bantuan finansial bagi Ukraina.

Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner, mengatakan bahwa bantuan finansial tersebut sangat penting bagi Ukraina untuk mempertahankan diri dari serangan militer Rusia selama beberapa bulan ke depan.

"Kami harus mengamankan likuiditas negara Ukraina," kata Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner kepada wartawan, dikutip Reuters.


Joe Biden Janji Beri Jaminan Keamanan bagi Finlandia dan Swedia

"Saya cukup optimis bahwa kami akan mampu pada pertemuan G7 ini untuk meningkatkan pendanaan yang akan memungkinkan Ukraina untuk mempertahankan diri selama beberapa bulan ke depan," katanya.

Menurutnya, konflik di Ukraina juga membawa dampak buruk terhadap perekonomian global.

"Perang di Ukraina ... juga menimbulkan risiko tambahan bagi perkembangan ekonomi dunia ... inflasi, tetapi juga kurangnya pemulihan setelah pandemi. Oleh karena itu, kita harus mendiskusikan apa yang dapat kita lakukan bersama di bidang kita masing-masing. tanggung jawab untuk menghindari skenario stagflasi," kata Lindner.

Perang Ukraina adalah game-changer bagi negara-negara Barat dan memaksa mereka untuk memikirkan kembali hubungan puluhan tahun dengan Rusia, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam bidang energi, dan ekonomi.

"Ukraina membayangi pertemuan-pertemuan ini. Tetapi ada masalah lain yang harus didiskusikan," kata seorang pejabat G7, yang meminta tidak disebutkan namanya, seraya menambahkan bahwa pertemuan G7 di Jerman itu juga akan membahas soal utang, perpajakan internasional, perubahan iklim, dan kesehatan global.

Pemerintah Ukraina sendiri sebelumnya sudah memperkirakan bahwa mereka membutuhkan anggaran setidaknya USD 5 miliar per bulan untuk mencukup kebutuhan finansialnya.

Desak AS Berhenti Intervensi Isu Taiwan, Beijing: China Akan Mengambil Tindakan Tegas

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia