logo


Koalisi Golkar-PAN-PPP Ingin Akhiri Polarisasi Pemilu 2024, BRIN: Slogan Itu Efektif, Jika...

BRIN menilai KIB harus menambah kekuatan politik nasionalis religius untuk meredam polarisasi di masyarakat

19 Mei 2022 06:00 WIB

Airlangga Hartarto
Airlangga Hartarto GemparID

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasisto Rahardjo Jati menaggapi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bentukan Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Wasisto menilai jargon yang KIB usung yakni keinginan untuk mengakhiri polarisasi pada pemilu 2024 akan berhasil apabila menggandeng partai berbasis nasionalis-religius. Apalagi, kata dia, untuk menggaet pemilih pemula.

"Slogan itu akan efektif apabila berhasil merekrut partai berbasis nasionalis maupun religius secara seimbang," kata Wasisto kepada wartawan, Rabu (18/5/2022).


Soal Penolakan Singapura, PAN: Bukan Masalah Abdul Somadnya, Ini Masalah WNI

"Saya pikir untuk segmen tertentu misalnya kelompok pemilih mengambang maupun pemilih pemula, itu masih efektif," sambungnya.

Meski demikian ia menilai KIB harus menambah kekuatan politik nasionalis religius untuk meredam polarisasi di masyarakat.

"Ada baiknya partai-partai yang direkrut adalah yang kuat secara basis massa baik nasionalis maupun religius," ujarnya.

 

Soal Pelonggaran Masker, PAN Berharap Bisa Buka Pintu Fase Endemi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati