logo


PM Estonia Minta Semua Pemimpin Dunia Putuskan Kontak dengan Vladimir Putin

Menurutnya, selama ini pembicaraan dengan Vladimir Putin tidak membuahkan hasil mengingat situasi konflik di Ukraina tetap meningkat

17 Mei 2022 21:00 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin istimewa

TALLIN, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas telah mendesak sesama pemimpin dunia untuk memutuskan kontak dengan Vladimir Putin, salah satunya dengan berhenti melakukan panggilan telepon dengan Presiden Rusia tersebut. Menurutnya, perhatian yang sudah diberikan oleh komunitas internasional selama ini sudah membuat Putin tidak merasa terisolasi.

Dalam sebuah wawancara dengan EURACTIV pada hari Senin, Kallas menyarankan bahwa, ditengah serangan militer Moskow yang sedang berlangsung di Ukraina, Putin “merasa bahwa dia menjadi pusat perhatian karena semua orang ingin berbicara dengannya.”

“Saya merasa bahwa jika semua orang terus-menerus memanggilnya, dia tidak mendapatkan pesan bahwa dia terisolasi. Jadi jika kami ingin menyampaikan pesan bahwa sebenarnya 'Anda terisolasi', jangan panggil dia - tidak ada gunanya," kata Sang Perdana Menteri, dikutip RT.com.


Soal Rencana Finlandia dan Swedia Gabung NATO, Erdogan: Kami Tidak Bisa Mengatakan 'Ya'

Dia menambahkan bahwa percakapan telepon ini tidak pernah membuahkan hasil, yakni dengan menurunnya situasi konflik Ukraina.

“Saya tidak melihat hasil apa pun, karena setelah semua pembicaraan ini, kami tidak melihat tanda-tanda de-eskalasi,” tambahnya.

Saat ditanya apakah saluran diplomatik antara Barat dan Rusia harus tetap terbuka, Kallas menegaskan kembali bahwa dia tidak melihat “ada gunanya berbicara” dengan Putin.

Sementara itu, tidak banyak pemimpin Barat yang tampaknya mempertahankan kontak langsung dengan pemimpin Rusia itu sejak operasi militer khusus ke Ukraina dimulai.

Selama dua setengah bulan terakhir, Presiden Prancis Emmanuel Macron merupakan tokoh yang paling sering menggelar pembicaraan dengan Putin melalui sambungan telepon.

Awal bulan ini, Vladimir Putin juga mekakukan pembicaraan dengan Presiden Finlandia Sauli Niinisto dan Kanselir Jerman Olaf Scholz. Pada akhir April, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga mengunjungi Moskow dan Kiev dalam upaya untuk meredakan situasi.

Kiev Minta Pasukan Ukraina di Mariupol Segera Menyerah dan Menyelamatkan Diri

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia