logo


Kiev Minta Pasukan Ukraina di Mariupol Segera Menyerah dan Menyelamatkan Diri

Angkatan Bersenjata Ukraina menyatakan bahwa pihaknya sudah memerintahkan pasukan yang masih berada di pabrik baja Azovstal di Mariupol untuk segera menyerah demi keselamatan nyawa mereka

17 Mei 2022 20:31 WIB

Fasilitas pabrik baja Azovstal di Kota Mariupol, Ukraina
Fasilitas pabrik baja Azovstal di Kota Mariupol, Ukraina The Guardian

KIEV, JITUNEWS.COM - Angkatan Bersenjata Ukraina pada Selasa malam memerintahkan kepada prajuritnya yang saat ini masih bersembunyi di pabrik baja Azovstal di kota Mariupol untuk menyerah dan menyelamatkan diri.

“Garnisun 'Mariupol' telah menyelesaikan misi tempur yang ditugaskan. Komando tertinggi militer mengeluarkan perintah kepada komandan unit yang terletak di Azovstal untuk menyelamatkan nyawa personel,” demikian pernyataan militer Ukraina, dikutip RT.com.

Menurut Kiev, saat memegang posisi di Azovstal, tentaranya berhasil mencegah pasukan Rusia beroperasi di wilayah lain.


Kebijakan Sanksi Uni Eropa atas Rusia Tak Akan Berhasil

Kedua negara telah terlibat dalam konflik besar-besaran sejak Februari, ketika Rusia melancarkan operasi militer khusus ke Ukraina. Operasi militer dilakukan setelah Ukraina gagal mengimplementasikan perjanjian Minsk, sebuah perjanjian untuk menyelesaikan konflik Donbass secara damai.

Sementara itu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, meminta kepada semua pihak untuk membantu proses evakuasi personil militer Ukraina dari Mariupol.

“Berkat tindakan Angkatan Bersenjata Ukraina, intelijen, serta kelompok perunding, Komite Internasional Palang Merah dan PBB, kami memiliki harapan bahwa kami akan dapat menyelamatkan nyawa orang-orang kami. Saya ingin menekankan bahwa Ukraina membutuhkan pahlawan Ukraina hidup-hidup. Ini adalah prinsip kami. Saya pikir setiap orang yang memadai akan memahami kata-kata ini. Untuk membawa pulang militer kita,” katanya.

Soal Rencana Finlandia dan Swedia Gabung NATO, Erdogan: Kami Tidak Bisa Mengatakan 'Ya'

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia