logo


Soal Rencana Finlandia dan Swedia Gabung NATO, Rusia: Kesalahan Serius yang Berdampak Sangat Panjang

Wakil Menlu Rusia menyebut keamanan Finlandia dan Swedia tidak akan meningkat dengan bergabung menjadi anggota NATO

17 Mei 2022 16:30 WIB

Bendera NATO dan Rusia (kiri)
Bendera NATO dan Rusia (kiri) istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov, menyatakan bahwa langkah Finlandia dan Swedia untuk bergabung menjadi anggota NATO merupakan kesalahan yang memiliki dampak yang sangat panjang.

Berbicara kepada awak media pada Senin (16/5), Ryabkov menilai jika Stockholm dan Helsinki bergabung dengan NATO, "tensi militer pada umumnya akan meningkat dan menjadi lebih sulit untuk diprediksi".

"Sangat disayangkan bahwa nalar sudah dikorbankan demi gagasan bayangan mengenai apa yang harus dilakukan dalam situasi seperti sekarang," katanya, dikutip Sputniknews.


Beberapa Negara Anggota Uni Eropa Tolak Kebijakan Embargo Minyak Rusia

"Ini adalah kesalahan serius yang berdampak sangat panjang. tapi, tidak ada satu pun hal yang mereka usahakan," imbuhnya.

Ryabkov juga menggarisbawahi bahwa keamanan Finlandia dan Swedia tidak akan menguat hanya dengan menjadi negara anggota NATO.

"Situasinya, tentu saja, akan terus berubah secara drastis karena apa yang terjadi...di negara Eropa Utara itu. Sangat jelas bagi kami jika (keamanan) Finlandia dan Swedia tidak akan menguat sebagai hasil dari keputusan ini (bergabung dengan NATO)," lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa Rusia akan terus beradaptasi dengan perubahan yang terjadi dalam organisasi militer pimpinan AS tersebut.

"Ini (strategi Rusia) akan disesuaikan dengan hasil aksesi Finlandia dan Swedia terkait Aliansi Atlantik Utara yang sebelumnya sudah diperkirakan," tegasnya.

Nggak Ada Gunanya bagi Finlandia dan Swedia Gabung dengan NATO

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia