logo


Turki Terancam Terisolir jika Tak Ijinkan Finlandia dan Swedia Gabung dengan NATO

Seorang anggota parlemen Uni Eropa mengatakan bahwa Turki akan dikucilkan dari NATO jika tidak mengijinkan Finlandia dan Swedia untuk bergabung menjadi anggota blok militer tersebut

15 Mei 2022 20:25 WIB

Bendera Turki (kiri) dan NATO
Bendera Turki (kiri) dan NATO Daily Sabah

BRUSSELS, JITUNEWS.COM - Manfred Weber, ketua kelompok terbesar Parlemen Uni Eropa, Partai Rakyat Eropa (EPP), mengancam akan mengisolasi Turki jika menolak permohonan Finlandia dan Swedia untuk menjadi calon negara anggota NATO.

"Siapa pun, yang mempertanyakan persatuan NATO, akan mengisolasi diri mereka sendiri di dalam komunitas," kata Weber.

Anggota parlemen Uni Eropa tersebut menekankan bahwa jika bergabung dengan NATO adalah apa yang diinginkan Finlandia atau Swedia, maka rencana mereka harus diizinkan. Weber mengklaim bahwa tidak ada alasan yang masuk akal untuk menolak hak kedua negara untuk bergabung dalam aliansi.


Inggris Sebut Rusia Sudah Kehilangan Sepertiga Personil Militer di Ukraina

Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa negaranya "tidak setuju" dengan rencana Finlandia dan Swedia bergabung dengan NATO. Ia menuding kedua negara tersebut selama ini sudah menjadi “safe haven” atau sarang berbagai pihak yang dianggap oleh pemerintah Turki sebagai kelompok teroris, salah satunya Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

Juru bicara Presiden Erdogan, Ibrahim Kalin, kemudian menjelaskan bahwa Turki sebenarnya tidak menutup pintu bagi Finlandia dan aksesi Swedia untuk bergabung dengan NATO, tetapi hanya mengangkat masalah yang berkaitan dengan keamanan nasional Turki.

"Apa yang perlu dilakukan jelas: mereka harus berhenti membiarkan outlet, kegiatan, organisasi, individu, dan jenis kehadiran PKK [...] ada di negara-negara itu. Keanggotaan NATO selalu merupakan proses. Kami akan melihat perkembangan keadaannya. Tapi ini adalah poin pertama yang ingin kami sampaikan kepada semua sekutu serta otoritas Swedia," kata Kalin.

Meski Dihadang Turki, Finlandia Secara Resmi Daftarkan Diri sebagai Calon Anggota NATO

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia