logo


Pengiriman Senjata dari AS ke Ukraina Kemungkinan Akan Terhenti jika...

Juru bicara Pentagon mendesak pihak Kongres untuk segera menyetujui permohonan anggaran bantuan baru bagi Ukraina senilai USD 40 Miliar

14 Mei 2022 12:13 WIB

Pentagon
Pentagon reuters

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kementerian Pertahanan AS mengatakan bahwa pengiriman senjata dari Amerika Serikat kepada Ukraina akan terhenti, setidaknya untuk sementara waktu, jika pihak Kongres tidak segera menyetujui permohonan anggaran bantuan senilai USD 40 Miliar bagi Kiev yang sebelumnya diajukan oleh Gedung Putih.

“19 Mei adalah hari dimana kami benar-benar, tanpa otoritas tambahan, mulai tidak memiliki kemampuan untuk mengirim barang baru (alutsista ke Ukraina). . .,” kata juru bicara Pentagon John Kirby kepada wartawan pada hari Jumat (13/5), dikutip RT.com.

“Pada 19 Mei, itu akan mulai memengaruhi kemampuan kami untuk memberikan bantuan tanpa gangguan,” tambahnya.


Personil Militer Ukraina Akui Membunuh Tentara Rusia Terasa seperti Olahraga

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa selama ini pihaknya sudah cukup tanggap dalam mengajukan permohonan dana bantuan dan mempercepat pengiriman pasokan senjata atau bantuan tersebut sampai ke tangan Ukraina.

“Secara harfiah, setiap hari, ada banyak hal yang terjadi, dan kami ingin terus dapat melanjutkan kecepatan itu selama kami bisa,” tambahnya.

Sebagai anggota NATO, Amerika Serikat terus mengirimkan bantuan, baik berupa anggaran maupun senjata bagi Ukraina, untuk melawan pasukan Rusia yang melancarkan operasi militer khusus ke negara tersebut sejak akhir Februari 2022 kemarin.

Swiss Cairkan Aset Rusia senilai $3.4 M yang Dibekukan oleh Uni Eropa

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia