logo


Sebut Ketahanan Kesehatan Dunia Tak Cukup Kuat Hadapi Pandemi, Jokowi: Akibatnya Kita Harus Bayar Mahal

Jokowi sebut pandemi memberikan banyak pelajaran berharga

13 Mei 2022 06:30 WIB

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa ketahanan kesehatan dunia terhadap Pandemi Covid-19 tidak cukup kuat. Oleh karena itu, ia menilai banyak hal yang harus dibayar mahal.

"Pandemi COVID-19 memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi kita, ketahanan kesehatan dan kesiapsiagaan dunia terhadap pandemi ternyata tidak cukup kuat. Akibatnya harga yang harus kita bayar sangatlah mahal, jutaan orang yang kehilangan nyawanya dan perekonomian dunia pun mengalami keterpurukan," kata Jokowi di KTT Global COVID-19 di Washington DC seperti dalam video di YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (13/5/2022).

Jokowi menyebut harus ada kerja sama untuk memerangi Covd-19. Ia pun mendorong pembangunan arsitektur kesehatan dunia.


Tegaskan Pemakzulan Jokowi Hanya Bisa Dilakukan DPR, NasDem ke Buruh: Mengerti UU Enggak?

"Oleh karenanya kita harus bekerja sama menghadapi pandemi serta membangun arsitektur kesehatan dan kesiapsiagaan dunia yang lebih kuat. Untuk mengatasi pandemi percepatan vaksinasi harus dilakukan untuk menjangkau 70% penduduk setiap negara," ujarnya.

"Momentum turunnya jumlah kasus saat ini harus dimanfaatkan untuk meluncurkan pukulan terakhir terhadap COVID-19, vaksin harus secepatnya menjadi vaksinasi," lanjut Jokowi.

 

Sebut Ada Menteri yang Sibuk Kampanye, Maruf Amin: Fokus kerja!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati