logo


Iran Sebut Keamanan Kawasan Teluk Persia Terancam dengan Hadirnya Pasukan Militer Asing

Wakil Menlu Iran mengatakan bahwa kehadiran pasukan militer dari negara-negara di luar kawasan Teluk Persia akan mengancam keamanan kawasan

12 Mei 2022 19:30 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi Istimewa

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Politik Ali Bagheri mengatakan bahwa kehadiran pasukan asing di kawasan Teluk Persia merupakan ancaman bagi keamanan kawasan tersebut.

“Intervensi asing dan kehadiran militer mereka di Teluk Persia tidak membawa stabilitas dan keamanan. Negara-negara kawasan dapat memastikan stabilitas dan keamanan di kawasan melalui kerja sama politik dan konvergensi ekonomi,” kata Bagheri, berbicara kepada delegasi senior pejabat Qatar di Teheran, Selasa (10/5), dikutip Sputniknews.

Ia menekankan pentingnya kerja sama antar negara Timur Tengah, termasuk dalam hal pertahanan dan keamanan. Ia mencatat bahwa “jika kita ragu untuk membayar harga interaksi dan konvergensi regional, biaya ketidaksepakatan dan perbedaan tidak diragukan lagi akan dikenakan pada semua orang”.


Kebijakan Embargo yang Diberlakukan oleh Uni Eropa Bakal Untungkan Rusia, China dan India

Bagheri menyarankan agar kekuatan asing berusaha mengambil keuntungan dari perpecahan regional untuk “melegitimasi kebijakan hegemonik mereka,” dan bahwa ini tidak boleh dibiarkan terjadi. Hanya saja, Bagheri tidak menyebut secara spesifik negara mana yang ia bicarakan.

Sang Wakil menteri luar negeri Iran tersebut juga menekankan sifat “strategis” dari interaksi regional dan kebijakan kerjasama Iran, dengan mengatakan itu bukan hanya “taktik sementara” tetapi “strategi mendasar” dalam kebijakan luar negeri Teheran.

Uni Eropa Ingin Lemahkan Rusia, tapi Tak Ingin Terlibat Pertempuran Langsung

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia