logo


Minta Narasi Pemakzulan Jokowi Dihentikan, PKB: Itu Akan Membuat Keadaan Makin Buruk

PKB sebut pemerintah tengah fokus melaksanakan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)

11 Mei 2022 06:00 WIB

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid Fraksipkb

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid menanggapi rencana aksi demonstrasi yang akan digelar oleh buruh pada 21 Mei mendatang. Ia meminta agar tidak melakukan demonstrasi yang memicu kerusuhan.

Jazilul juga mengingatkan agar menghentikan narasi pemakzulan Jokowi dalam agenda demonstrasi itu.

"Tolong hentikan demo-demo yang memicu kerusuhan, apalagi pemakzulan," kata Jazilul dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/5/2022).


Megawati Menolak, PKB Tetap Lanjutkan Wacana Penundaan Pemilu

Ia mengatakan bahwa demonstrasi dengan membawa narasi pemakzulan Jokowi tidaklah tepat. Ia menyebut hal itu hanya akan memberikan banyak madhorot.

"Tidak tepat (demo dengan isu pemakzulan), semua bisa didialogkan. Tidak perlu demo-demo, sebab lebih besar madhorotnya daripada manfaatnya," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pemerintah saat ini tengah fokus melaksanakan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Ole karena itu, ia tidak ingin ada demonstrasi yang mengganggu agenda itu.

"Itu semua akan membuat keadaan ekonomi dan sosial politik makin buruk. Kami berharap semua pihak saling bahu-membahu mengatasi keadaan. Kita semua perlu bangkit setelah usainya Pandemi COVID-19," pungkasnya.

HMI Klaim Puluhan Kader Luka-luka Saat Demo di Istana, Polisi Bantah Lakukan Kekerasan: Justru Kami yang Terluka

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati