logo


Presiden Belarusia Sebut Operasi Militer Rusia di Ukraina Terlalu Lama

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko prihatin dengan situasi konflik di Ukraina. Menurutnya, operasi militer Rusia di negara tetangganya tersebut sudah terlalu lama

6 Mei 2022 14:30 WIB

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko istimewa

MINSK, JITUNEWS.COM - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko pada Kamis (5/5) menyatakan keprihatinannya terkait perkembangan situasi di Ukraina. Dalam sebuah wawancara dengan AP, ia mengatakan bahwa operasi militer Rusia di Ukraina terlalu lama, tidak seperti Rusia yang mengatakan jika itu berjalan sesuai dengan rencana.

“Saya tidak mengira operasi akan berlangsung seperti ini,” kata Lukashenko dalam wawancara dengan AP.

“Saya tidak terlalu terlibat dalam masalah ini untuk mengatakan apakah itu berjalan sesuai rencana, seperti yang dikatakan orang Rusia, atau seperti yang saya rasakan. Tetapi saya ingin menekankan bahwa saya merasa operasi ini memakan waktu terlalu lama,” tambahnya.


AS Bantu Ukraina Bunuh Jenderal Perang Rusia

Dia menambahkan bahwa Minsk melakukan segalanya untuk mencegah konflik dan saat ini melakukan segala yang bisa dilakukan untuk mengakhirinya, menunjukkan bahwa dialah yang mengatur pembicaraan pertama antara perwakilan Moskow dan Kiev, yang berlangsung di Belarus.

“Saya tahu posisi Rusia. Saya tahu apa yang diusulkan Rusia ke Ukraina. Mengapa Ukraina, yang wilayahnya pada dasarnya ada perang di mana orang-orang sekarat, mengapa Ukraina tidak tertarik dengan pembicaraan ini, adalah pertanyaan lain. Tetapi jawaban atas pertanyaan itu dapat ditemukan di Washington,” tambahnya.

Lukashenko menepis kekhawatiran tentang latihan militer gabungan antara pasukan Rusia dan Belarusia, yang diumumkan tiba-tiba pada hari Rabu ketika NATO memulai latihan militer Defender Europe 2022 di Polandia, dan Swift Response 2022 di Lithuania dan Latvia.

"Kami tidak mengancam siapa pun dan kami tidak bersiap untuk mengancam siapa pun," katanya.

“Melepaskan semacam konflik dengan Barat di sini sama sekali bukan untuk kepentingan negara Belarusia. Jadi Barat bisa tidur dengan tenang,” tegasnya.

Ukraina Bakal Lancarkan Serangan Balasan Skala Besar terhadap Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia