logo


Taiwan Nggak Akan Berlakukan Lockdown Sekejam China, meski Covid-19 Meningkat

Pemerintah Taiwan mengatakan bahwa mereka tidak akan memberlakukan lockdown seketat China untuk mencegah penyebaran Covid-19

2 Mei 2022 13:00 WIB

Bendera China (kiri) dan Taiwan
Bendera China (kiri) dan Taiwan istimewa

TAIPEI, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Taiwan Su Tseng-chang mengatakan bahwa pihaknya tidak akan kembali memberlakukan aturan lockdown seketat China untuk mengekang penyebaran COVID-19 di pulau itu. Hal itu ia sampaikan selama kunjungan hari Minggu (1/5) ke Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan.

Pernyataan tersebut muncul di tengah lonjakan infeksi COVID-19 di pulau berpenduduk 23 juta itu. Su mengatakan bahwa upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 yang sudah dilakukan oleh pemerintah Taiwan, meskipun tidak sebanding dengan Shanghai, telah “dipuji oleh dunia.”

“Kami tidak akan mengunci negara dan kota-kota sekejam China,” kata Su, dikutip Sputniknews.


Menlu Rusia Sebut Konflik Ukraina adalah Hasil dari Hasutan Negara Barat

Kantor Urusan Taiwan China pekan lalu berpendapat bahwa kegagalan pemerintah untuk memberlakukan kebijakan 'nol-COVID' akan mengakibatkan banyak kematian.

Namun, Chen Shih-chung, menteri kesehatan Taiwan, mencatat dalam briefing Kamis bahwa 99,7% kasus dalam wabah saat ini tidak memiliki gejala atau memiliki gejala ringan.

Menurut laporan, setidaknya 858 kematian terkait COVID-19 telah dicatat di pulau itu.

Tingkat vaksinasi COVID-19 saat ini pada warga yang berusia lebih dari 75 tahun adalah 72,5%, sementara hanya sekitar 59,1% dari kelompok usia tersebut yang menerima suntikan booster vaksin COVID-19.

Menlu Rusia Beri Penjelasan soal Tujuan Utama Operasi Militer Rusia di Ukraina

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia