•  

logo


AS Akan Mati-matian Bantu Taiwan Bertahan dari Ancaman China

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan bahwa Washington akan mengerahkan segala daya untuk membantu menjaga keamanan nasional Taiwan dari potensi serangan China

27 April 2022 22:00 WIB

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken Al Jazeera

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken mengatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat akan melakukan segala daya dan upaya untuk memastikan bahwa Taiwan dapat menahan serangan China. Beberapa upaya tersebut diantaranya dengan mendukung industri militer dalam negerinya, mempercepat “transfer senjata dari pihak ketiga,” dan membantu pulau itu meningkatkan kemampuan pencegahan “asimetris”.

“Ketika menyangkut (keamanan) Taiwan sendiri, kami bertekad untuk memastikan bahwa Taiwan memiliki semua sarana yang diperlukan untuk mempertahankan diri dari segala potensi agresi, termasuk tindakan sepihak oleh China untuk mengganggu status quo yang telah ada selama beberapa dekade,” kata Blinken dalam kesaksiannya kepada Komite Senat Hubungan Luar Negeri, pada Selasa (26/4), dikutip RT.com.

Blinken mencatat bahwa AS telah membuat atau memfasilitasi penjualan senjata dari pihak ketiga ke Taiwan senilai hampir $20 miliar dan $2,5 miliar penjualan komersial langsung ke Taiwan sejak tahun 2017.


Mata Uang Rubel Bakal Tetap jadi Alat Pembayaran Pasokan Gas Rusia

“Kami telah mempercepat transfer pihak ketiga ke Taiwan,” tambahnya.

“Kami telah mendukung kemampuan pertahanan industri dalam negeri. Dan kami fokus untuk membantu mereka berpikir tentang bagaimana memperkuat kemampuan asimetris, sekali lagi sebagai tindakan pencegahan,” lanjut Blinken.

Sementara itu, Ketua komite Senator Bob Menendez, memperingatkan bahwa jika China berhasil merebut Taiwan, maka Beijing akan mendapatkan cengkeraman di pasar semikonduktor kelas atas dunia. Dia memperkirakan bahwa Taiwan selama ini sudah memproduksi 90 persen perangkat semikonduktor kelas atas secara global.

Austria Setuju Gunakan Mata Uang Rubel untuk Bayar Kiriman Gas Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia