logo


HMI Klaim Puluhan Kader Luka-luka Saat Demo di Istana, Polisi Bantah Lakukan Kekerasan: Justru Kami yang Terluka

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Wisnu Wardana mengatakan bahwa personelnya mengalami luka-luka saat pembubaran demo

23 April 2022 07:00 WIB

Puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Twitter/HMIFisipUntad

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Wisnu Wardana membantah tudingan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang menyebut polisi melakukan kekerasan terhadap puluhan kadernya saat pembubaran demo di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (22/4/2022).

"Yang ada justru polisi terluka," kata Wisnu dilansir detikcom, Sabtu (23/4/2022).

Wisnu mengatakan bahwa personelnya mengalami luka-luka saat pembubaran demo. Peserta demo, kata dia, tidak tertib dan berusaha melawan petugas.


Demo BEM UI Tuntut Pendidikan Ilmiah, Eko Kuntadhi: Selama Ini UI Selenggarakan Pendidikan Paranormal?

"Mereka pada saat diimbau untuk membubarkan diri tidak taat, justru melawan petugas sehingga ada petugas yang luka-luka," ujarnya.

Wisnu mengatakan bahwa polisi yang mengalami luka tengah menjalani visum di rumah sakit.

Ia pun menyebut demo yang dilakukan HMI sangat anarkis, apalagi tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

"Sekarang divisum di RS. Kalau nggak ada pemberitahuan, banyak tindakan anarkis, kontraproduktif, dan lain-lain," ucap dia.

Ruhut Sitompul Sebut Jokowi Terlalu Kuat untuk Didemo

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati