logo


Tuding Perusahaan Sawit Galang Suara Penundaan Pemilu, PDIP: Jangan Berpartisipasi Lawan Konstitusi

Masinton mengingatkan agar perusahaan sawit tidak berpartisipasi melawan konstitusi dengan mendukung wacana penundan pemilu

21 April 2022 15:55 WIB

Masinton Pasaribu.
Masinton Pasaribu. Instagram @masinton

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Politikus PDIP Masinton Pasaribu menduga sejumlah perusahaan kelapa sawit turut menggalang suara mendukung wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Ia pun meminta perusahaan itu diberi sanksi.

"Korporasi besar perusahaan sawit yang ikut memobilisasi dukungan perpanjangan jabatan presiden 3 periode harus diberi sanksi!," ujar Masinton dalam akun Twitter pribadinya yang dilihat Kamis (21/4/2022).

Masinton mengingatkan agar perusahaan sawit tidak berpartisipasi melawan konstitusi dengan mendukung wacana penundan pemilu. Ia menyebut perusahaan sawit sudah membuat rakyat susah karena berperan dalam kelangkaan minyak goreng.


Megawati Tolak Penundaan Pemilu, PKS: Mesti Taat, Jangan Bermain Api

"Selain berkontribusi kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng. Juga ikut berpartisipasi melawan konstitusi," lanjutnya.

Meski tidak menyebutkan nama perusahaan sawit yang dimaksud, ia mengingatkan kepada pemerintah agar tidak tunduk terhadap korporasi.

"Prinsipnya negara tidak boleh kalah dan tunduk dengan tekanan serta ancaman boikot dari pengusaha sawit kepada pemerintah," pungkasnya.

 

Sentil Demo Mahasiswa, Megawati: Anak Sekarang Ini Ngerti Apa?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati