logo


Desak Aparat Dalami Aplikasi Azan-Salat, DPR: Pencurian Data Sangat Rawan

Fadli Zon sebut RUU PDP bisa menjadi instrumen melindungi data

21 April 2022 14:14 WIB

Fadli Zon (detik.com)
Fadli Zon (detik.com)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon mendorong pengesahan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) dipercepat. Hal tersebut, ia sampaikan menanggapi temuan polisi terkait pencurian data pribadi melalui aplikasi azan dan salat.

"Kita mendorong RUU Perlindungan Data Pribadi ini segera dipercepat," kata Fadli kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/4/2022).

Waketum Partai Gerindra itu mengatakan bahwa RUU PDP bisa menjadi instrumen melindungi data dari penyalahgunaan pihak lain.


Puisi Fadli Zon Singgung Big Data, Ini Kata Jubir Luhut

"Dengan adanya undang-undang ini lebih memungkinkan kita untuk melindungi data-data pribadi dari pencurian, hacking, dan penyalahgunaan data lainnya," ujarnya.

Lebih lanjut, ia meminta aparat kepolisian mendalami mekanisme pencurian data yang dilakukan oleh pengembang aplikasi azan dan salat.

"Ya kalau memang ada informasi pencurian data seperti itu mungkin bisa kita dalami ya bagaimana caranya. Memang sangat rawan aplikasi-aplikasi itu tetapi memang aplikasi azan, Al-Qur'an, dan lain-lain itu kan memang diperlukan oleh umat Islam ya, karena kan itu sesuatu yang mudah," pungkasnya.

 

BKSAP DPR Bakal Ke Palestina, Fadli Zon Ingatkan Hal Ini

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati