logo


Soal PeduliLindungi, Politikus NasDem: Amerika Nggak Usah Ikut Campur Urusan Negara Lain

Menurutnya, Amerika ingin Indonesia tidak mampu menangani Covid-19

16 April 2022 18:30 WIB

Irma Suryani Chaniago.
Irma Suryani Chaniago. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) merilis Laporan Praktik HAM yang menyoroti aplikasi PeduliLindungi. Politikus Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago, mempertanyakan apa tidak ada kasus pelanggaran HAM di Amerika.

"Jawaban saya pendek saja, no human right issues in the US? Seriously?," kata Irma kepada wartawan, Sabtu (16/4).

Irma meminta Amerika tidak ikut campur urusan negara lain. Ia meminta Amerika untuk mengurus pelanggaran HAM yang dilakukannya.


AS Tuding PeduliLindungi Langgar HAM, Mahfud: Justru Lindungi Rakyat

"Amerika nggak usah ikut campur urusan negara lain, urus saja pelanggaran HAM yang mereka lakukan di Irak, Libya dan lain-lain," ujarnya.

Menurutnya, Amerika ingin Indonesia tidak mampu menangani Covid-19 dan bergantung pada farmasi dunia.

"Sepertinya Amerika ingin Indonesia tidak mampu tangani covid dan akan terus bergantung pada corporasi farmasi dunia yang nota bene Amerika Serikat," katanya.

"Mereka negara adi kuasa kedodoran, jadi nggak usah kasih nilai negara lain, nilai aja diri sendiri," lanjut Irma.

Soal Laporan AS Terkait PeduliLindungi, PKS: Tidak Perlu Paranoid

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata