logo


Bicara Perbedaan Politik, Mendagri: Konfliknya yang Penting Tidak Menghancurkan

Tito mengatakan bahwa pengalaman pada Pemilu 2019 bisa dijadikan pelajaran bagi semua pihak

14 April 2022 06:33 WIB

jpnn.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan bahwa perbedaan politik adalah hal yang wajar. Menurutnya, yang terpenting adalah perbedaan tersebut tidak menghancurkan.

"Konfliknya yang penting tidak menghancurkan, tapi konfliknya perlu di-manage sedemikian rupa," kata Tito dalam rapat dengar pendapat di Komisi II DPR, Jakarta, Rabu (13/4).

Tito mengatakan bahwa pengalaman pada Pemilu 2019 bisa dijadikan pelajaran bagi semua pihak. Tito menilai kampanye Pemilu 2019 terlalu lama menyebabkan politik identitas.


Tulis Puisi Singgung Big Data dan Harga Meroket, Fadli Zon: Pengkhianat Merasa Jadi Pahlawan

Tito mengatakan bahwa penyelenggaraan Pemilu 2024 harus berjalan lancar dan aman.

"Kedua adalah aman. Aman ini dalam arti aman buat rakyat. Kemudian rakyat kita belajar di 2019 di mana masa kampanye hampir 7 bulan kita lihat ada politik identitas, politik SARA yang keluar. Itu rawan," kata Tito.

Sebut SBY Pernah Digoda Perpanjangan Jabatan, Pengamat: Kita Menghadapi Ini Lagi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata